Kenali Tanda Masalah Sensori Pada Anak 

masalah sensori pada anak

Beberapa tanda yang menunjukkan adanya masalah perkembangan sensori pada anak dapat dideteksi sejak dini. Memang benar, bahwa anak lahir dengan dasar sensori. Akan tetapi, ada kalanya fungsi sensori tersebut mengalami masalah. Masalah tersebut biasanya muncul selama masa tumbuh kembang anak. 

Masalah sensori pada anak terjadi apabila anak mengalami kesulitan mencerna dan merespons informasi dan rangsangan yang indra tangkap. Beberapa anak mungkin terlalu peka, sebagian yang lain malah kurang peka terhadap hal-hal yang terjadi di sekitar mereka.

Dalam skala kecil, masalah sensori dapat dialami oleh anak mana saja. Gangguan sensori juga sering terjadi pada anak berkebutuhan khusus seperti bayi yang lahir prematur atau mengidap autisme.

Untuk mengenali tanda masalah sensori pada anak, simak penjelasan di bawah ini.

Table of Contents:

Tanda Masalah Sensori 

  1. Visual
  1. Penciuman
  1. Pengecapan
  1. Auditori
  1. Taktil
  1. Vestibular
  1. Propioseptif

Tanda Masalah Sensori Pada Anak

Setiap anak yang alami gangguan akan menunjukkan tanda masalah sensori yang berbeda. Tanda tersebut bergantung pada bagaimana indra mereka memproses dan merespons rangsangan yang diterima.

Anak-anak yang memiliki hipersensitivitas biasanya terlalu sensitif pada rangsangan dan sangat mudah distimulasi. Mereka akan mengalami kesulitan ketika berada di ruangan yang bising, terlau banyak cahaya, suhu tidak stabil, atau mencium aroma yang tajam.

Sebaliknya, anak-anak yang memiliki hiposensitivitas sangat tidak peka terhadap rangsangan dan tidak mudah untuk distimulasi. Mereka akan cenderung hiperaktif demi meningkatkan sensitivitas indra. Mereka biasanya menunjukkan gejala seperti kesulitan kontrol diri sehingga memasukkan segala hal ke dalam mulut, membenturkan kepala ke dinding, atau menabrak semua yang ada di sekitar mereka.

Dilansir dari 7senseorg, setiap anak memiliki 7 sensori dasar. Apabila masing-masing mengalami masalah, setiap sensori akan menunjukkan tanda yang berbeda. Berikut di antaranya:

tanda masalah sensori pada anak
source freepik.com

Visual (Indra Penglihatan)

Sensori visual berupa indra pengelihatan. Hal ini meliputi bagaimana mata menangkap objekcahaya, warna, serta gerakan. Adapun tanda maslaah fungsi sensori visual adalah:

  • Kesulitan membedakan warna, ukuran, dan bentuk
  • Gemar bermain di ruangan remang bahkan gelap
  • Mudah silau karena cahaya
  • Tidak bisa membuat garis lurus pada selembar kertas

Penciuman

  • Tidak bisa membedakan aroma
  • Sensitif terhadap aroma tajam
  • Tidak menyukai makanan atau objek lain dengan aroma tertentu

Pengecapan

  • Picky Eater
  • Gemar memasukkan apa saja ke dalam mulut
  • Mengalami kesulitan dalam menghisap, mengunyah, dan menelan
  • Tidak mampu membedakan rasa

Auditori (Indra Pendengaran)

Tanda masalah pada indra sensori visual anak di antaranya:

  • Tidak memberikan respons terhadap suara
  • Takut pada suara tertentu
  • Menangis jika mendengar suara lantang
  • Mudah menyukai suara-suara yang cenderung diabaikan orang lain

Taktil (Indra Peraba)

Sensori taktil berkaitan dengan indra peraba. Tanda masalah sensori taktil yang dialami berkaitan dengan rangsangan sentuhan, suhu, dan rasa sakit. Seperti misalnya:

  • Berjalan jinjit
  • Membenci label baju
  • Enggan untuk disentuh
  • Tidak menyukai mainan bertekstur bulu
  • Tidak suka jika rambutnya disisir

Selain panca indra, anak juga memiliki kemampuan sensori lain yang juga berkemungkinan mengalami gangguan, sensori-sensori tersebut adalah.

Vestibular (Keseimbangan)

Sensori verstiubular berhubungan dengan keseimbangan. Tanda-tanda anak mengalami masalah sensori vestibular adalah:

  • Tidak mau naik ayunan
  • Tidak mau bermain papan seluncur
  • Takut ketinggian
  • Takut naik turun eskalator
  • Kesulitan berdiri dengan seimbang.

Propioseptif (Gerak Sendi)

Masalah sensori propioseptif ditandai dengan:

  • Sering menggemerutukkan gigi
  • Gemar menabrakkan diri ke dinding atau orang lain
  • Tidak bisa mengontrol gerakkan.

Hal yang perlu diketahui orang tua adalah tidak ada obat untuk mengobati maslah sensori dengan tanda-tanda di atas. Meskipun dalam bebrapa kasus gangguan sensori dapat hilang sendiri seiring berjalannya waktu selama masa pertumbuhan. Akan tetapi, apabila masalah sensori tersebut mengganggu anak dalam menjalani aktivitas, orang tua harus mengatasi gangguan tersebut dengan melakukan terapi agar anak dapat menguasai dirinya.

Adapun bentuk terapi sensori beragam jenisnya tergantung kebutuhan. Orang tua dapat melakukan terapi sensori di rumah sakit atau klinik tumbuh kembang anak.

Baca juga:

Ingin bertanya lebih lanjut tentang artikel ini ?

Silahkan konsultasikan pertanyaan anda pada kami

Artikel Terbaru

Cara Mengajarkan Anak Untuk Menjadi Lebih Empati Yang Perlu PapaMama Ketahui

Cara Mengajarkan Anak Untuk Menjadi...

Cara Mengajarkan Anak Untuk Menjadi Lebih Empati Yang Perlu PapaMama Ketahui – Rasa empati pada…
4 Cara Melatih Anak Tumbuh Menjadi Percaya Diri Yang Perlu PapaMama Ketahui

4 Cara Melatih Anak Tumbuh...

5 Cara Melatih Anak Tumbuh Menjadi Percaya Diri Yang Perlu PapaMama Ketahui – Apakah PapaMama…
Alasan Mengapa Anak Tidak Mendengarkan PapaMama!

Alasan Mengapa Anak Tidak Mendengarkan...

Alasan Mengapa Anak Tidak Mendengarkan Orang Tua! – Terkadang sebagai orang tua, tentu PapaMama ingin…
Hubungi Kami

0811-181-1183

taniakidsc@gmail.com

Tanjung Duren

Jl. Tanjung Duren Barat 1 No. 18 Jakarta Barat 11470
Lihat Lokasi

BSD

Greenwich Business Park, Jln Bumi Botanika
No E/18, Tangerang, 15331
Lihat Lokasi

Copyright © 2022. Tania Kid’s Center | Klinik Tumbuh Kembang Anak | Web Designed by Memarak