Cara Ajarkan Anak Problem Solving 

cara ajarkan anak problem solving

Cara Ajarkan Anak Problem Solving− Papa Mama perlu mengajarkan anak cara menyelesaikan masalah atau problem solving. Kemampuan tersebut penting karena dalam menjalani hidup, manusia akan dibayangi masalah. 

Kemampuan problem solving yang baik sejak dini akan mempengaruhi tumbuh kembang anak terutama mengenai hubungannya dengan lingkungan dan sosial. Untuk itu, Papa Mama harus dengan bijak menemukan cara untuk ajarkan problem solving pada anak. 

Pada pembahasan kali ini, Tania Kids Center akan mengupas perihal cara ajarkan problem solving pada anak. 

Table of Contents 

Pentingnya Kemampuan Problem Solving 

Cara Ajarkan Anak Problem Solving 

Pentingnya Kemampuan Problem Solving

Kemampuan problem solving berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak. Pernyataan ini didukung oleh penelitian Harvard Bussiness seperti dikutip dari FamilyEducation

Problem solving disebut sebagai kemampuan paling berpengaruh nomor tiga dalam usaha meraih kesuksesan. Anak yang memiliki kepiawaian dalam memecahkan masalah akan tumbuh menjadi sosok yang mandiri dan penuh tanggung jawab. 

Anak juga akan memiliki kreativitas dan kontrol emosi yang baik jika mampu memecahkan masalahnya sendiri. Dengan begitu, ketika dewasa nanti, anak akan mampu menjawab beragam tantangan hidup. 

Menengok betapa pentingnya kemampuan problem solving bagi tumbuh kembang anak. Di bawah ini telah kami rangkum beberapa cara yang dapat Papa Mama lakukan untuk mengajarkan problem solving pada anak. 

Cara Ajarkan Anak Problem Solving

1. Jangan Sering-sering Membantu 

Langkah pertama untuk melatih anak agar mampu memecahkan masalahnya sendiri adalah dengan tidak terlalu sering ikut campur. Jangan sering-sering membantu berarti ketika anak memiliki masalah. Alih-alih menyelesaikannya, Papa Mama sebaiknya menuntun anak untuk memilih langkah dalam menyelesaikan masalah. 

2. Menjadi Pendengar yang Baik 

Untuk membimbing anak agar mampu memiliki kemampuan problem solving, Papa Mama dapat menjadi pendengar. Saat anak sedang berhadapan dengan masalah, tanyakan bagaimana perasaan mereka. 

Si kecil mungkin saja merasakan beragam emosi seperti marah, kesal, atau sedih. Papa Mama harus berperan menjadi pendengar yang bijak. Bantu anak mengendalikan emosi negatif mereka supaya menjadi lebih tenang. 

3. Fokus Pada Identifikasi Masalah 

Jika anak sudah berhasil mengendalikan emosi negatifnya, bantu anak untuk berorientasi pada identifikasi masalah. Arahkan anak untuk merunutkan masalah dari akarnya. Dengan mengetahui penyebab, anak akan belajar menemukan jalan keluar sebuah masalah. 

Sebagai contoh, masalah yang dihadapi anak adalah bertengkar dengan teman. Tanyakan pada anak bagaimana awal mula pertengkaran itu terjadi, apa penyebabnya, dan seterusnya. Gunakanlah pilihan bahasa yang tepat agar anak tidak merasa disudutkan atau dihakimi. 

4. Arahkan Anak Untuk Cari Alternatif Penyelesaian 

Setelah anak berhasil mengidentifikasi masalah, ada kemungkinan anak mampu menemukan penyelesaian atas masalah tersebut. Jika anak sudah berada di tahap tersebut, maka selamat, anak telah belajar bagaimana cara menyelesaikan masalah sederhana. 

Namun, ada kalanya masalah yang dihadapi anak agak pelik. Akibatnya, meski masalah sudah diidentifikasi tapi jalan keluar tak kunjung tampak. Saat inilah Papa Mama harus mengarahkan anak untuk mencari alternatif penyelesaian. 

Caranya, jangan buru-buru selesaikan masalah anak. Akan tetapi, ajaklah anak untuk berunding dan brainstorming. Pancing mereka dengan hal-hal yang dapat mengarahkan mereka untuk menemukan solusi lain. 

5. Berikan Banyak Sudut Pandang 

Ketika berdiskusi dengan anak, cobalah untuk memberikan sudut pandang berbeda. Memberikan bermacam sudut pandang dapat dilakukan deangan memaparkan beragam kemungkinan solusi. Sebutkan pula sisi negatif dan postif dari masing-masing opsi tersebut. 

Dengan adanya insight mengenai risiko dan manfaat dari setiap pilihan solusi, anak akan belajar mempertimbangkan solusi mana yang terbaik untuk dipilih dalam memecahkan masalah yang tengah mereka hadapi. 

Demikian pembahasan terkait cara ajarkan problem solving pada anak. Simak juga artikel menarik lainnya dari Tania Kids Center di sini.

Ingin bertanya lebih lanjut tentang artikel ini ?

Silahkan konsultasikan pertanyaan anda pada kami

Artikel Terbaru

Cara Mengajarkan Anak Untuk Menjadi Lebih Empati Yang Perlu PapaMama Ketahui

Cara Mengajarkan Anak Untuk Menjadi...

Cara Mengajarkan Anak Untuk Menjadi Lebih Empati Yang Perlu PapaMama Ketahui – Rasa empati pada…
4 Cara Melatih Anak Tumbuh Menjadi Percaya Diri Yang Perlu PapaMama Ketahui

4 Cara Melatih Anak Tumbuh...

5 Cara Melatih Anak Tumbuh Menjadi Percaya Diri Yang Perlu PapaMama Ketahui – Apakah PapaMama…
Alasan Mengapa Anak Tidak Mendengarkan PapaMama!

Alasan Mengapa Anak Tidak Mendengarkan...

Alasan Mengapa Anak Tidak Mendengarkan Orang Tua! – Terkadang sebagai orang tua, tentu PapaMama ingin…
Hubungi Kami

Whatsapp / phone : 0811-181-1183
Email : taniakidsc@gmail.com
Alamat : Jl. Tanjung Duren Barat 1 No. 18
Jakarta Barat 11470 

Copyright © 2022. Tania Kid’s Center | Klinik Tumbuh Kembang Anak | Web Designed by Memarak