Apa Itu Sensory Processing Disorder? – Simak artikel dari Tania Kids Center mengenai pembahasan mengenai pengertian, penyebab, dan gejalanya.
Table of Content:
Apa itu Sensory Processing Disorder?
Gejala Sensory Processing Disorder
Individu dengan Sensory Processing Disorder
Sensory processing disorder adalah salah satu kondisi di mana otak mengalami kesulitan dalam menerima dan memberikan respon terhadap informasi yang diterima melalui panca indra. Sensory processing disorder biasa kita kenal dengan disfungsi integrasi sensorik.
Beberapa orang dengan kondisi ini menjadi sangat sensitif terhadap hal-hal yang ada di sekitarnya. Suara yang terkesan biasa akan menjadi sangat mengganggu bagi dirinya. Sentuhan biasa dari pakaian bisa mengakibatkan luka pada kulit. Selain beberapa hal tersebut, orang dengan sensory processing disorder juga terlihat kesulitan melakukan koordinasi kemampuan motorik kasar dan halus, kurang berhati-hati dan sering menabrak benda ketika bergerak, sulit menyesuaikan diri dalam sebuah percakapan, pembahasan, atau permainan.
Masalah ini seringkali dapat diidentifikasi pada saat masih anak-anak. Namun, kondisi ini memiliki kemungkinan juga untuk terbawa hingga seseorang beranjak dewasa. Masalah proses sensori ini biasanya ditemukan dalam kelainan perkembangan seperti autisme.

Penyebab dari permasalahan proses sensorik ini masih belum diketahui secara pasti. Namun, sebuah studi yang dilakukan kepada sepasang anak kembar menunjukkan bahwa hipersensitivitas terhadap stimulus cahaya dan suara dipengaruhi secara kuat oleh komponen genetik.
Untuk menguji hipersensitivitas anak lainnya, sebuah studi dilakukan kepada anak yang merespons secara lebih kuat kepada sentuhan ringan atau suara keras yang diberikan. Sementara, anak-anak lainnya dapat dengan lebih cepat membiasakan diri dengan stimulus tersebut.

Kondisi Sensory Processing Disorder dapat memengaruhi salah satu kemampuan indra atau lebih. Anak-anak dengan SPD dapat terpengaruh indra pendengarannya, sehingga memberikan reaksi yang berlebihan terhadap suara. Pada sebagian anak yang lain akan merasakan ketidaknyamanan dengan tekstur tertentu yang menyentuh kulit, seperti pakaian yang dianggap terlalu kasar atau teksur makanan tertentu yang tidak ia sukai. Gejala ini sering dikenal dengan istilah over-sensitive.
Seringkali, gejala-gejala ini dikaitkan dengan kemampuan motorik yang kurang baik. Anak-anak dapat mengalami kesulitan memegang pensil atau gunting di saat yang bersamaan. Beberapa mengalami terlambat bicara dan memiliki otot pada tubuh yang kurang berkembang.

Anak dengan Sensory Processing Disorder dapat menjadi oversensitive maupun under-sensitive di saat yang bersamaan. Memiliki anak Sensory Processing Disorder mungkin membutuhkan perhatian lebih. Terlebih, Anda akan bingung karena harus menghindari untuk mengajak anak ke destinasi publik untuk menghindari terjadinya sensory overload. Orang dewasa dengan Sensory Processing Disorder dapat merasa sedikit terisolasi. Mereka akan kesulitan untuk beraktivitas dan terlibat dalam pekerjaan tertentu.
Jika Anda memiliki pertanyaan terkait dengan apa itu sensory processing disorder dan bagaimana cara menanganinya, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan Tania Kids Center.
Baca juga:
Silahkan konsultasikan pertanyaan anda pada kami
Whatsapp / phone : 0811-181-1183
Email : taniakidsc@gmail.com
Alamat : Jl. Tanjung Duren Barat 1 No. 18
Jakarta Barat 11470
Copyright © 2022. Tania Kid’s Center | Klinik Tumbuh Kembang Anak | Web Designed by ![]()