Ini Pesan Dibalik Perilaku Anak

Perilaku anak merupakan bentuk komunikasi ke orang sekitarnya, terkadang anak sulit mengekspresikan apa yang mereka rasakan.

Perilaku anak merupakan bentuk komunikasi ke orang sekitarnya. Anak-anak terkadang sulit mengekspresikan apa yang mereka rasakan atau apa yang ingin mereka sampaikan. Dan mereka mengekspresikannya melalui perilaku mereka, seperti berlari, menangis, membuntuti orang tuanya dan lain sebagainya.

Berikut beberapa contoh perilaku anak dan makna dibaliknya : 

  1. Cari perhatian 

Sering ga menghadapi anak yang berulah lalu stop ketika ditegur lalu berulah lagi? Pastinya sering ya PapaMama. Nah bisa jadi ini si kecil sedang minta perhatian lho… Jangan – jangan mereka merasa bahwa teguran PapaMama itu sebagai bentuk perhatian sehingga mereka terus berulah supaya PapaMama menengok ke arah si kecil. 

  1. Adu kuat 

Pernah ga ketemu anak yang sulit diatur? Bisa jadi si anak tipe anak yang dominan, merasa dirinya mampu sehingga ia tidak mau diatur/diberikan perintah, tetapi lebih nyaman jika diberikan pilihan. 

  1. Balas dendam 

Bisa juga anak seringkali berulah karena merasa kesal dengan orangtuanya dan mereka berharap agar orangtua mau menghampiri mereka untuk menanyakan perasaan mereka.

Baca juga : https://taniakidscenter.com/kenapa-anak-menyakiti-diri-sendiri-saat-marah/

  1. Merasa tidak mampu 

Ada juga anak yang berulah biasanya karena ia sebenarnya merasa dirinya tidak mampu dan berharap agar orangtua mau mengajarkannya secara perlahan dan tidak menyerah dengan dirinya.

sumber : http://freepik.com

Anak sering kali tidak menyampaikan pesannya secara langsung kepada orang tua. Karena terdapat beberapa alasan.

Berikut mengapa anak sulit mengungkapkan pesan sesuai dengan perilakunya? 

  1. Keterbatasan kemampuan yang dimiliki anak, contohnya kemampuan berkomunikasi.

Anak usia balita biasanya belum lancar dalam komunikasi jadi mereka menyalurkan pesannya melalui perilaku mereka. Contohnya anak balita yang sudah memiliki adik biasanya suka marah karena kehilangan perhatian setelah adiknya lahir, ia tidak bisa mengungkapkan dengan lugas dan menuntut haknya dari orang tuanya.

Pola cara berpikirnya sederhana, bila sejak adiknya lahir dia kehilangan perhatian dan kasih sayang orang tuanya, maka penyebabnya yang menjadi sasaran kemarahan yakni sang adik.

Orang tua biasanya melihat perilaku ini sebagai kesalahan atau perilaku jelek, atau mengira bahwa kakaknya tidak sayang kepada adiknya dan kemudian memaksa sang kakak untuk menyayangi adiknya, orang tua tidak menangkap makna dari perilaku sang anak tersebut. 

  1. Karena rasa malu 

Anak biasanya malu untuk mengungkapkan perasaannya. Mereka malu menceritakan keadaannya kepada orang tuanya atau bahkan ke orang sekitarnya, sehingga mereka menyampaikannya lewat perilaku mereka.  

  1. Anak mencontoh dan meniru orang tua atau orang dewasa di sekitarnya. 
    Contoh kebiasaan ibu yang suka tiba-tiba ngambek tak mau bicara pada ayah dan membuat ayah bingung, atau ayah yang tiba-tiba marah hanya karena alasan tidak diambilkan makan. Semuanya adalah contoh ketidak-kongruenan perilaku dan perilaku-perilaku itu yang direkam dalam ingatan anak kemudian dicontoh dan ditampilkan dalam perilaku anak. Anak akan menggunakan skema yang sama dengan yang dilakukan oleh orang tuanya. 
  1. Melindungi harga diri anak 
    Orang biasanya jarang menunjukkan perasaan yang sebenarnya terutama bila ia merasa hal itu buruk. Dan biasanya pesan yang sebenarnya ditutupi oleh perilaku lain. Misalnya, anak tidak mau terlihat bahwa dia gagal dan kemudian mencari cara agar harga dirinya tetap terjaga. 

Nah oleh karena itu, kita sebagai orangtua mungkin ada baiknya untuk lebih peka dengan apa yang dirasakan anak. Sehingga kita dapat menangani ulah anak  dengan cara yang konstruktif.

Ingin bertanya lebih lanjut tentang artikel ini ?

Silahkan konsultasikan pertanyaan anda pada kami

Artikel Terbaru

Cara Mengajarkan Anak Untuk Menjadi Lebih Empati Yang Perlu PapaMama Ketahui

Cara Mengajarkan Anak Untuk Menjadi...

Cara Mengajarkan Anak Untuk Menjadi Lebih Empati Yang Perlu PapaMama Ketahui – Rasa empati pada…
4 Cara Melatih Anak Tumbuh Menjadi Percaya Diri Yang Perlu PapaMama Ketahui

4 Cara Melatih Anak Tumbuh...

5 Cara Melatih Anak Tumbuh Menjadi Percaya Diri Yang Perlu PapaMama Ketahui – Apakah PapaMama…
Alasan Mengapa Anak Tidak Mendengarkan PapaMama!

Alasan Mengapa Anak Tidak Mendengarkan...

Alasan Mengapa Anak Tidak Mendengarkan Orang Tua! – Terkadang sebagai orang tua, tentu PapaMama ingin…
Hubungi Kami

Whatsapp / phone : 0811-181-1183
Email : taniakidsc@gmail.com
Alamat : Jl. Tanjung Duren Barat 1 No. 18
Jakarta Barat 11470 

Copyright © 2022. Tania Kid’s Center | Klinik Tumbuh Kembang Anak | Web Designed by Memarak