Tidak mudah untuk menenangkan si kecil saat mereka sedang marah, terlebih lagi jika anak gemar menyakiti diri sendiri saat sedang marah. Anak-anak biasanya memukul orang lain ketika sedang marah, tapi sebagian anak juga sering memukuli diri sendiri. meski pukulan dari tangan kecilnya tidak seberapa sakit, tapi membiarkan kebiasaan tersebut bukanlah tindakan yang tepat. 

Sebab, jika diabaikan, bukan tidak mungkin kebiasaan tersebut akan berlangsung hingga anak dewasa. Akibatnya, ketika sedang stres mereka akan melakukan self harm, hal tersebut tentunya berbahaya. Untuk itu Papa Mama harus tetap mengawasi dan mencari solusi. 

Kenapa Anak Menyakiti Diri Sendiri Saat Marah 

  1. Mencari Perhatian 

Saat anak tantrum dan emosinya meledak-ledak, mereka menyakiti diri sendiri untuk mendapatkan perhatian Papa Mama. Biasanya agar keinginannya dituruti. 

  1. Tidak Bisa Meluapkan Emosi 

Dalam masa tumbuh kembang, anak akan tertarik dengan semua hal di sekitarnya untuk dieksplorasi. Karena rasa penasarannya yang begitu tinggi, tapi di usia balita kemampuan komunikasinya belum begitu lancar. Biasanya anak menginginkan sesuatu, tapi tidak dapat mengatakannya dengan jelas. Sehingga Papa Mama tidak dapat menangkap maksudnya. Akibatnya, anak jadi kesal dan marah. Ditambah lagi, anak-anak belum memiliki kontrol emosi yang baik yang mengakibatkan kemarahannya diluapkan dengan amukan. 

  1. Gejala Autisme 

Papa Mama perlu memperhatikan seberapa sering si kecil menyakiti diri sendiri. Jika anak dirasa terlalu sering dan penyebabnya tidak jelas, ada kemungkinan itu merupakan gejala sindrom spektrum autisme. 

Anak dengan kondisi autisme biasanya menunjukkan gejala berupa gemar menyakiti diri sendiri. Jadi, Papa Mama harus senantiasa waspada. 

anak suka menyakiti diri sendiri saat marah
source: freepik.com

Cara MenghadapI Anak yang Suka Menyakiti Diri Sendiri 

Jika Papa Mama tidak mampu mencegah si kecil untuk tidak menyakiti diri sendiri ada cara yang cukup efektif untuk mengatasi amarahnya. 

  1. Ciptakan Lingkungan yang Aman 

Jika Papa Mama mendapati si kecil kerap menyakiti diri sendiri saat tantrum. sebisa mungkin buatlah lingkungan rumah dan sekitar aman. Jauhkan benda-benda yang berkemungkinan menyebabkan luka atau cedera dari jangkauan si kecil, dan terus awasi mereka. 

Ciptakanlah suasana penuh kasih agar si kecil merasa dicintai, ini juga dapat membantu mengurangi rasa sakit atau frustasi yang mereka rasakan. 

  1. Tenangkan Anak 

Saat emosinya sedang meluap-luap, redakan emosi mereka dengan cara yang tenang. Papa Mama tidak boleh terbawa emosi, kemudian coba peluk si kecil, gunakan kata-kata yang lembut agar mereka tenang dan berhenti menyakiti diri sendiri. 

  1. Beri Bantuan 

Memberikan bantuan seperti meraih atau memblokir tangan anak saat mereka hendak memukul diri sendiri juga diperlukan, loh. Tindakan tersebut dapat menghentikan dan menenangkan anak, sehingga mereka tidak menyakiti diri sendiri.

Papa Mama juga dapat membaca artikel terkait tumbuh kembang anak yang lain, di sini.

Ingin bertanya lebih lanjut tentang artikel ini ?

Silahkan konsultasikan pertanyaan anda pada kami

Artikel Terbaru

Cara Mengajarkan Anak Untuk Menjadi Lebih Empati Yang Perlu PapaMama Ketahui

Cara Mengajarkan Anak Untuk Menjadi...

Cara Mengajarkan Anak Untuk Menjadi Lebih Empati Yang Perlu PapaMama Ketahui – Rasa empati pada…
4 Cara Melatih Anak Tumbuh Menjadi Percaya Diri Yang Perlu PapaMama Ketahui

4 Cara Melatih Anak Tumbuh...

5 Cara Melatih Anak Tumbuh Menjadi Percaya Diri Yang Perlu PapaMama Ketahui – Apakah PapaMama…
Alasan Mengapa Anak Tidak Mendengarkan PapaMama!

Alasan Mengapa Anak Tidak Mendengarkan...

Alasan Mengapa Anak Tidak Mendengarkan Orang Tua! – Terkadang sebagai orang tua, tentu PapaMama ingin…
Hubungi Kami

0811-181-1183

taniakidsc@gmail.com

Tanjung Duren

Jl. Tanjung Duren Barat 1 No. 18 Jakarta Barat 11470
Lihat Lokasi

BSD

Greenwich Business Park, Jln Bumi Botanika
No E/18, Tangerang, 15331
Lihat Lokasi

Copyright © 2022. Tania Kid’s Center | Klinik Tumbuh Kembang Anak | Web Designed by Memarak