Anak Menolak Diajak Bermain Sensori, Kenapa Ya?

perkembangan bayi 6 bulan

Anak Menolak Diajak Bermain Sensori – Bermain sensori untuk anak sangat penting bagi perkembangan dan tumbuh kembang sang buah hati. Permainan sensori atau sensory play merupakan aktivitas yang melibatkan indera bayi. Sensory play ini melibatkan indera penglihatan, pendengaran, penciuman, perasa dan sentuhan.  

Ada banyak manfaat mengajak anak bermain sensori. Salah satu manfaat bermain sensori ialah mendukung perkembangan motorik dan kognitif. Namun, terkadang ada anak menolak diajak bermain sensori. Kira-kira kenapa ya?  

Table of Contents :  

  1. Penyebab Anak Menolak Diajak Bermain Sensori
  2. Tanda Gangguan Sensori pada Anak
  3. Tips Mengajak Anak Bermain Sensori

Penyebab Anak Menolak Diajak Bermain Sensori

rekomendasi jenis permainan anak 2022
freepik.com

Permainan sensori dapat melatih konsentrasi serta kemampuan berpikir anak. Secara tidak langsung, permainan sensori bisa mengenalkan anak untuk mengetahui tekstur, bentuk, warna, dan bau dari suatu benda.  

Selain itu, permainan sensori juga melatih anak untuk menganalisa tentang suatu proses yang akan mereka jalani. Misalnya, memindahkan air dari teko ke dalam botol. Mengajak anak bermain sensori sangatlah penting.  

Akan tetapi, ada beberapa anak yang menolak saat diajak bermain sensori. Ketika anak tidak mau diajak bermain sensori biasanya karena mereka merasa tidak nyaman menyentuh sesuatu. Anak bisa jadi mudah jijik terhadap sesuatu. Meski demikian, bukan berarti anak Anda tidak normal.  

Anak menolak diajak bermain sensori bisa jadi mengalami gangguan sensoris. Sebagian anak dengan gangguan sensori sangat sensitif. Mereka biasanya menunjukkan hal-hal yang membuat dirinya tidak nyaman. Misalnya, tidak suka memegang bolu, mudah geli, mudah jijik, dan mudah silau.  

Pada beberapa anak, merasa tidak nyaman bila memakai kaos yang ada label di punggung juga termasuk gangguan sensori. Hal inilah yang menjadikan anak terkadang menolak diajak bermain sensori.   

Tanda Gangguan pada Anak

Orangtua harus memperhatikan tingkah dan perilaku anak yang menunjukkan tanda gangguan sensori. Sebab, gangguan sensori dapat mempengaruhi semua indera fisik. Terdapat tujuh gangguan sensori, berikut tanda-tandanya : 

1. Peraba

Biasanya anak akan merasa tidak nyaman saat meraba sesuatu seperti merasakan sakit atau geli. Tanda gangguan sensori peraba seperti tidak suka disentuh, berjalan jinjit, jijik terhadap mainan bulu, dan tidak menyukai label pada baju.  

2. Pendengaran

Indera ini berfungsi menangkap suara yang berasal dari luar. Anak yang menunjukkan tanda-tanda gangguan sensori pendengaran biasanya ditandai dengan gejala seperti takut pada suara tertentu, menangis berlebihan, dan perhatiannya mudah teralihkan pada suara yang ia sukai.  

3. Penciuman

Anak yang menunjukkan tanda gangguan sensori penciuman, biasanya akan mengalami kesulitan membedakan bau dan tidak menyukai makanan dengan bau tertentu.  

4. Penglihatan

Gangguan pada fungsi sensorik ini ditandai dengan anak mudah merasa silau, senang bermain di tempat yang redup, tidak bisa menulis dalam garis lurus pada kertas kosong, dan kesulitan membedakan warna.  

5. Pengecap

Anak yang memiliki tanda gangguan sensori pengecap akan suka memilih-milih makanan. Selain itu, sering memasukkan barang ke dalam mulut dan merasa kesulitan dalam mengunyah makanan.  

6. Sensorik Propioseptif

Orangtua perlu mengetahui tanda gangguan sensori lainnya yaitu sensorik propioseptif. Biasanya ditandai dengan anak senang menabrakkan diri ke badan orang lain. Kemudian, mereka sering menggemerutukan gigi.  

7. Sensori Vestibular

Anak yang menolak diajak untuk bermain di tempat tinggi bisa jadi tanda anak Anda mengalami gangguan sensori vestibular. Tanda gangguan sensori vestibular atau keseimbangan ini yaitu takut ketinggian. Selain itu, anak tidak mau naik ayunan dan kesulitan naik turun eskalator.  

Baca juga : Kenali Tanda Masalah Sensori Pada Anak 

Tips Mengajak Anak Bermain Sensori

Lalu bagaimana cara mengajak anak yang menolak untuk bermain sensori? Simak tips mengajak anak bermain sensori : 

  • Orangtua bisa memberikan contoh saat bermain sensori di depan anak. Setelah itu ajak anak untuk mencobanya. Apabila anak tetap tidak mau, orangtua terus mengajak tanpa perlu memaksa.  
  • Jangan langsung menyuruh anak untuk bermain sensori. Kenalkan anak dengan tekstur suatu benda terlebih dahulu. Orangtua bisa menggunakan sensory baggies sehingga anak tidak langsung menyentuh tekstur tetapi dihalangi plastik terlebih dulu. 
  • Biarkan anak untuk mengeksplor sensori sendiri. Kalau anak memiliki mood bermain sensori, orang tua harus membiarkannya. Bebaskan anak untuk melakukan hal ia inginkan seperti membuat cap tangan dan lain-lain.  
  • Ajak anak ke tempat di mana anak bisa mengenal tekstur alam. Seperti pantai, taman, rain forest tanpa memakai sandal alias nyeker.  
  • Jangan paksa anak. Ketika anak tidak mau diajak bermain sensori, orang tua bisa terus mencoba mengajak anak bermain sensori di lain waktu.  
  • Fokus dengan kemajuan anak bukan goal akhir. Misal, yang awalnya anak tidak mau menyentuh sama sekali, sekarang mau nyolek dan punya rasa ingin tahu itu merupakan kemajuan. 

Nah itu alasan anak menolak diajak bermain sensori. Permainan sensori sangat penting untuk anak usia balita. Mereka perlu dikenalkan dengan tekstur, suara, dan benda-benda yang ada di sekitarnya.  

Baca artikel lainnya di Tania Kids Center! 

Baca juga :

Ingin bertanya lebih lanjut tentang artikel ini ?

Silahkan konsultasikan pertanyaan anda pada kami

Artikel Terbaru

Cara Mengajarkan Anak Untuk Menjadi Lebih Empati Yang Perlu PapaMama Ketahui

Cara Mengajarkan Anak Untuk Menjadi...

Cara Mengajarkan Anak Untuk Menjadi Lebih Empati Yang Perlu PapaMama Ketahui – Rasa empati pada…
4 Cara Melatih Anak Tumbuh Menjadi Percaya Diri Yang Perlu PapaMama Ketahui

4 Cara Melatih Anak Tumbuh...

5 Cara Melatih Anak Tumbuh Menjadi Percaya Diri Yang Perlu PapaMama Ketahui – Apakah PapaMama…
Alasan Mengapa Anak Tidak Mendengarkan PapaMama!

Alasan Mengapa Anak Tidak Mendengarkan...

Alasan Mengapa Anak Tidak Mendengarkan Orang Tua! – Terkadang sebagai orang tua, tentu PapaMama ingin…
Hubungi Kami

Whatsapp / phone : 0811-181-1183
Email : taniakidsc@gmail.com
Alamat : Jl. Tanjung Duren Barat 1 No. 18
Jakarta Barat 11470 

Copyright © 2022. Tania Kid’s Center | Klinik Tumbuh Kembang Anak | Web Designed by Memarak