Ibu Menyusui Wajib Bebas Stress Guna Hindari 5 Hal Ini!

ibu menyusui wajib bebas stress

Ibu Menyusui Wajib Bebas Stress – Setelah melahirkan, ibu seringkali menghadapi berbagai tantangan seperti bayi yang belum memiliki kemampuan menyusu, masalah dalam membagi waktu, tuntutan untuk kembali ke pekerjaan, maupun faktor eksternal lainnya. Hal-hal tersebut dapat membuat seorang ibu menjadi stress. Menurut Rudzik (2010), kondisi stress dapat berpengaruh terhadapnya berkurangnya produksi ASI seorang ibu. Stress dengan level yang cukup tinggi bahkan dapat mempengaruhi keseimbangan hormon, yaitu oksitosin, yang sebenarnya memiliki peran penting dalam produksi ASI. Maka, sebaiknya ibu perlu beberapa informasi dan dukungan dari anggota keluarga lainnya untuk menghindari kondisi stress.

Content:

  1. Dampak Stress Pada Ibu Menyusui
  2. Cara Mengatasi Stress Berlebihan Selama Menyusui
Ibu Menyusui Wajib Bebas Stress

Dampak Stress Pada Ibu Menyusui

1. Pola Makan Tidak Teratur

Stress dapat membuat seorang ibu kehilangan nafsu makan, dan bahkan penurunan konsumsi air putih. Padahal, pola makanan dan nutrisi yang sehat dapat meningkatkan kualitas ASI yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak. Jika seorang ibu kekurangan nutrisi, anak juga akan mengalami kekurangan nutrisi. Hal tersebut dapat dihindari jika ibu mengkonsumsi makanan seimbang yang mengandung protein, lemak, DHA, berbagai macam vitamin, zat besi, dan kalori dalam jumlah cukup selama masa menyusui. Makanan juga sangat berpengaruh dalam upaya mewujudkan ibu menyusui wajib bebas stress.

2. Produksi ASI Kurang Lancar

Tanpa disadari, stress akan memengaruhi produksi hormon oksitosin. Hormon ini sendiri sebenarnya cukup penting, karena perannya dalam membantu kelancaran produk ASI seorang wanita. Apabila ibu stres atau kelelahan, hormon oksitosin dapat menurun dalam jumlah yang cukup signifikan, yang kemudian dapat menghambat proses produksi ASI dalam tubuh.

3. Bayi Ikut Stress

Bukan hanya nutrisi, stress juga dapat disalurkan atau ditularkan ke bayi, lho! Seorang bayi dapat merasakan stress yang dialami oleh ibunya. Padahal, pada 1.000 hari pertama, otak bayi sedang dalam fase pertumbuhan yang pesat. Jika selama proses pertumbuhan ini bayi juga mengalami stress, hal tersebut dapat berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan otaknya. Jika tidak ingin hal ini terjadi pada anak Anda, maka ibu menyusui wajib bebas stress.

4. Berat Badan Bayi Menurun

Stress seorang ibu selama masa menyusui juga dapat berpengaruh pada berat badan bayi. Hal ini dikarenakan ketidakmampuan bayi untuk mendapatkan dan menyerap nutrisi yang optimal. Apabila hal ini tidak segera mendapatkan perhatian, maka kondisi berat badan bayi akan terus menurun, dan berpotensi menyebabkan gagal tumbuh pada bayi atau pengaruh terhadap kecerdasan anak.

5. Bayi Mudah Menangis atau Rewel

Perkembangan fisiologis dari bayi belum memungkinkan dirinya untuk berekspresi atau menyampaikan keinginannya. Maka, segala bentuk kegelisahannya akan disampaikan dengan cara menangis. Saat seorang bayi terus menangis, psikis seorang ibu juga akan terpengaruh. Maka, seorang ibu harus berusaha memahami tantangan ini dan menyiasatinya. Jika tidak ingin bayi stress, maka Ibu menyusui wajib bebas stress.

Ibu Menyusui Wajib Bebas Stress

Tentunya, dukungan dari suami maupun anggota keluarga lainnya sangat berarti bagi kondisi psikis seorang ibu yang tengah melalui berbagai tantangan dalam tahap merawat seorang bayi yang baru saja lahir demi mewujudkan ibu menyusui wajib bebas stress. Apabila stress tidak dapat dihindari, berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan:

Cara Mengatasi Stress Berlebihan Selama Menyusui

Ibu Menyusui Wajib Bebas Stress

1. Memastikan Waktu Tidur yang Cukup

Istirahat yang cukup mendukung otak dan tubuh untuk beristirahat, sehingga ibu selalu dalam keadaaan yang sehat dan dapat berpikir dengan jernih. Ketika anak tertidur, Ibu dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk istirahat. Hindari penggunaan ponsel agar durasi dan kualitas istirahat tidak terganggu. 

2. Berbagi Keluh Kesah

Menceritakan atau berbagi keluh kesah dapat meringkankan beban pikiran seorang ibu. Jika memang ada orang yang dipercaya, berbagai keluh kesah sangat membantu untuk mewujudkan ibu menyusui wajib bebas stress.

3. Istirahat dan Menikmati Waktu Sendiri

Ibu dapat mencoba untuk menggunakan waktu untuk beristirahat maupun menikmati me-time dengan melakukan aktivitas-aktivitas yang disukai. Hal tersebut membuat ibu dalam keadaan lebih tenang dan bahagia, sehingga dapat menunjukkan performa terbaik untuk mengasuh bayinya.

4. Hindari overthinking

Banyak ibu menyusui yang memiliki kekhawatiran terhadap perkembangan bayinya. Mulai dari pemikiran “Apakah bayi saya akan tumbuh dengan normal?”, hingga “Apakah ASI yang saya berikan cukup untuk bayi saya?”. Memang baik untuk memperhatikan hal-hal tersebut, tapi baiknya ibu tidak sampai overthinking, karena hal tersebut dapat mengganggu kesehatan fisik dan psikologis ibu, dan menjadi penghambat terwujudnya ibu menyusui wajib bebas stress.

5. Manfaatkan Sumber Daya yang Ada

Terkadang, merawat bayi dapat menguras energi Ibu dan memicu stress yang berlebih. Anda tidak perlu malu jika merasa tidak mampu melakukan segalanya sendirian. Agar terhindar dari kelelahan dan stres berlebih, jangan sungkan untuk meminta bantuan kepada anggota keluarga lainnya yang bersedia membantu merawat bayi Anda.

Tidak semua sumber stress dapat dihindari atau dicari solusinya oleh seorang ibu. Jika hal tersebut dirasakan, ada baiknya ibu menggunakan emotion-focused coping, atau upaya untuk beradaptasi dengan keadaan dengan cara menerima hal yang terjadi sebagaimana adanya. Ibu harus bisa menyesuaikan diri dan menurunkan standar-standar keinginannya. Ibu bisa lebih berfokus kepada apa yang sudah dilakukan dan bisa dilakukan bagi bayinya tanpa perlu menilai baik-buruk dirinya dalam perjalanan mengasuh seorang bayi.

Semoga beberapa hal ini dapat membantu, ya! Ingat, Ibu menyusui wajib bebas stress, agar pertumbuhan anak semakin baik.


Jika Anda ingin membaca lebih lanjut mengenai berbagai solusi terhadap permasalahan Ibu dan anak, Anda dapat klik di sini.

Ingin bertanya lebih lanjut tentang artikel ini ?

Silahkan konsultasikan pertanyaan anda pada kami

Artikel Terbaru

Cara Mengajarkan Anak Untuk Menjadi Lebih Empati Yang Perlu PapaMama Ketahui

Cara Mengajarkan Anak Untuk Menjadi...

Cara Mengajarkan Anak Untuk Menjadi Lebih Empati Yang Perlu PapaMama Ketahui – Rasa empati pada…
4 Cara Melatih Anak Tumbuh Menjadi Percaya Diri Yang Perlu PapaMama Ketahui

4 Cara Melatih Anak Tumbuh...

5 Cara Melatih Anak Tumbuh Menjadi Percaya Diri Yang Perlu PapaMama Ketahui – Apakah PapaMama…
Alasan Mengapa Anak Tidak Mendengarkan PapaMama!

Alasan Mengapa Anak Tidak Mendengarkan...

Alasan Mengapa Anak Tidak Mendengarkan Orang Tua! – Terkadang sebagai orang tua, tentu PapaMama ingin…
Hubungi Kami

Whatsapp / phone : 0811-181-1183
Email : taniakidsc@gmail.com
Alamat : Jl. Tanjung Duren Barat 1 No. 18
Jakarta Barat 11470 

Copyright © 2022. Tania Kid’s Center | Klinik Tumbuh Kembang Anak | Web Designed by Memarak