Ajarkan Anak Belajar Berbagi dengan Cara Ini

Mendidik anak untuk belajar berbagi adalah hal yang susah-susah gampang. Pada usia balita biasanya anak mengalami fase egosentris yakni fase dimana anak masih berpusat pada dirinya sendiri. Tak heran jika si kecil enggan meminjamkan barangnya pada orang lain, bahkan si kecil juga senang merebut barang milik temannya. Untuk membantu si kecil belajar berbagi seiring mereka besar nanti, ada beberapa hal yang perlu Moms dan Dads perhatikan.

Gunakan Mainan Sebagai Media Berbagi

Semua anak suka bermain. Bahkan, mainan bisa menjadi salah satu media untuk mengajarkan agar si kecil mau berbagi. Moms dan Dads bisa mengajak si kecil melakukan aktivitas permainan sederhana di rumah untuk membantunya belajar berbagi. Salah satu permainan yang bisa Moms dan Dads gunakan untuk mengajarkan si kecil berbagi adalah puzzle. Ajak si kecil bermain puzzle bersama dengan anggota keluarga atau teman sepermainannya. Ajarkan si kecil agar mau bermain bergantian dan berbagi potongan puzzle sebagai sebuah tim agar bisa membentuk gambar yang utuh.

Mulailah dari Hal Sederhana

Untuk belajar berbagi, Moms dan Dads dapat memulai dengan berbagi hal yang sederhana misalnya mengajak si kecil untuk membagi sedikit snack pada anggota keluarga yang lain ketika snack time tiba. Jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih dan memuji si kecil karena ia mau berbagi dengan orang lain. Jika si kecil sudah mau membagi hal-hal kecil kepada orang lain, perlahan ajarkan ia untuk bisa berbagi mainan dan benda-benda yang ia sukai.

Berbagi mainan yang benar-benar disukai mungkin akan jadi hal yang berat untuk si kecil. Tetapi mainan edukasi dari Kodomo Challenge memang dirancang untuk dapat menumbuhkan nilai berbagi pada anak.

Bantu si Kecil Memahami Arti Memiliki dan Meminjam

Jika Moms dan Dads sudah berhasil mengajak si kecil belajar berbagi barang miliknya, lalu bagaimana cara agar ia tidak merebut barang milik anak lain? Untuk mendidik anak melakukan hal ini, Moms dan Dads perlu mengajarkan kepada anak perlahan-lahan.

Ketika anak memasuki usia dua tahun, Moms dan Dads dapat  membantu si kecil memahami konsep kepemilikan. Ajarkan ia memahami barang apa saja yang ia miliki dan barang apa saja yang merupakan milik orang lain. Ketika si kecil hendak meminjam barang milik orang lain, ajarkan ia untuk meminta izin terlebih dahulu. Pastikan Moms dan Dads juga memberitahu si kecil jika ada saatnya orang lain enggan meminjamkan barang miliknya. Saat hal itu terjadi, ajarkan si kecil untuk mampu menerima dan tidak memaksa dengan merebut barang milik temannya. BIasanya konsep kepemilikan ini dapat diajarkan ketika anak sedang bermain di area bermain dengan anak-anak lain atau bahkan saat kumpul keluarga di rumah.

Mendidik anak untuk belajar berbagi adalah hal yang susah-susah gampang. Pada usia balita biasanya anak mengalami fase egosentris yakni fase dimana anak masih berpusat pada dirinya sendiri. Tak heran jika si kecil enggan meminjamkan barangnya pada orang lain, bahkan si kecil juga senang merebut barang milik temannya. Untuk membantu si kecil belajar berbagi seiring mereka besar nanti, ada beberapa hal yang perlu Moms dan Dads perhatikan.

Gunakan Mainan Sebagai Media Berbagi

Semua anak suka bermain. Bahkan, mainan bisa menjadi salah satu media untuk mengajarkan agar si kecil mau berbagi. Moms dan Dads bisa mengajak si kecil melakukan aktivitas permainan sederhana di rumah untuk membantunya belajar berbagi. Salah satu permainan yang bisa Moms dan Dads gunakan untuk mengajarkan si kecil berbagi adalah puzzle. Ajak si kecil bermain puzzle bersama dengan anggota keluarga atau teman sepermainannya. Ajarkan si kecil agar mau bermain bergantian dan berbagi potongan puzzle sebagai sebuah tim agar bisa membentuk gambar yang utuh.

Mulailah dari Hal Sederhana

Untuk belajar berbagi, Moms dan Dads dapat memulai dengan berbagi hal yang sederhana misalnya mengajak si kecil untuk membagi sedikit snack pada anggota keluarga yang lain ketika snack time tiba. Jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih dan memuji si kecil karena ia mau berbagi dengan orang lain. Jika si kecil sudah mau membagi hal-hal kecil kepada orang lain, perlahan ajarkan ia untuk bisa berbagi mainan dan benda-benda yang ia sukai.

Berbagi mainan yang benar-benar disukai mungkin akan jadi hal yang berat untuk si kecil. Tetapi mainan edukasi dari Kodomo Challenge memang dirancang untuk dapat menumbuhkan nilai berbagi pada anak.

Bantu si Kecil Memahami Arti Memiliki dan Meminjam

Jika Moms dan Dads sudah berhasil mengajak si kecil belajar berbagi barang miliknya, lalu bagaimana cara agar ia tidak merebut barang milik anak lain? Untuk mendidik anak melakukan hal ini, Moms dan Dads perlu mengajarkan kepada anak perlahan-lahan.

Ketika anak memasuki usia dua tahun, Moms dan Dads dapat  membantu si kecil memahami konsep kepemilikan. Ajarkan ia memahami barang apa saja yang ia miliki dan barang apa saja yang merupakan milik orang lain. Ketika si kecil hendak meminjam barang milik orang lain, ajarkan ia untuk meminta izin terlebih dahulu. Pastikan Moms dan Dads juga memberitahu si kecil jika ada saatnya orang lain enggan meminjamkan barang miliknya. Saat hal itu terjadi, ajarkan si kecil untuk mampu menerima dan tidak memaksa dengan merebut barang milik temannya. BIasanya konsep kepemilikan ini dapat diajarkan ketika anak sedang bermain di area bermain dengan anak-anak lain atau bahkan saat kumpul keluarga di rumah.

Ingin bertanya lebih lanjut tentang artikel ini ?

Silahkan konsultasikan pertanyaan anda pada kami

Artikel Terbaru

Cara Mengajarkan Anak Untuk Menjadi Lebih Empati Yang Perlu PapaMama Ketahui

Cara Mengajarkan Anak Untuk Menjadi...

Cara Mengajarkan Anak Untuk Menjadi Lebih Empati Yang Perlu PapaMama Ketahui – Rasa empati pada…
4 Cara Melatih Anak Tumbuh Menjadi Percaya Diri Yang Perlu PapaMama Ketahui

4 Cara Melatih Anak Tumbuh...

5 Cara Melatih Anak Tumbuh Menjadi Percaya Diri Yang Perlu PapaMama Ketahui – Apakah PapaMama…
Alasan Mengapa Anak Tidak Mendengarkan PapaMama!

Alasan Mengapa Anak Tidak Mendengarkan...

Alasan Mengapa Anak Tidak Mendengarkan Orang Tua! – Terkadang sebagai orang tua, tentu PapaMama ingin…
Hubungi Kami

Whatsapp / phone : 0811-181-1183
Email : taniakidsc@gmail.com
Alamat : Jl. Tanjung Duren Barat 1 No. 18
Jakarta Barat 11470 

Copyright © 2022. Tania Kid’s Center | Klinik Tumbuh Kembang Anak | Web Designed by Memarak