Manusia memiliki hormon pertumbuhan yang biasa disebut dengan HGH (Human Growth Hormon) yang merupakan suatu hormon anabolik dengan peranan sebagai pertumbuhan dan pembentukan tubuh, utamanya pada masa anak-anak hingga pubertas.
Hormon ini berperan penting dalam meningkatkan ukuran dan volume dari otak, rambut, otot dan organ-organ di dalam tubuh. Dan juga bertanggung jawab atas pertumbuhan manusia sejak dari kecil sampai bertumbuh besar.
Meskipun manusia sudah bertumbuh besar bukan berarti hormon pertumbuhan ini tidak berfungis lagi ya. Hormon ini akan tetap berfungsi menjaga supaya organ tubuh tetap dalam kondisi yang prima.
Pada orang dewasa GH berfungsi menjaga volume dan kekuatan pada kulit, otot-otot, hingga tulang. Disamping itu, hormon ini juga berfungsi meningkatkan fungsi, perbaikan serta memelihara kesehatan dari otot, paru-paru, jantung, ginjal, hati, persendian, otak, hingga persarafan tubuh.
Baca juga : https://taniakidscenter.com/apa-itu-hormon-pertumbuhan/
Selain memiliki fungsi yang telah disebutkan diatas, hormon pertumbuhan juga masih memiliki fungsi lain. Simak dibawah ini :
1. Memelihara fungsi jantung
2. Memelihara fungsi otak
3. Mengatur metabolisme karbohidrat dan lemak di dalam tubuh
4. Menjaga kelenturan pembuluh darah supaya aliran darah menjadi lancar
5. Memperkuat daya tahan otot
6. Menjaga keseimbangan cairan tubuh
Hormon pertumbuhan ini memang diproduksi secara alami oleh tubuh, namun hormon pertumbuhan ini juga bisa dibuat secara sintetis. Ini biasanya diberikan kepada anak atau orang dewasa yang mengidap penyakit atau dalam kondisi tertentu.

Pada anak-anak, menggunakan hormon pertumbuhan sintetis untuk menangani masalah pertumbuhan tinggi badan akibat :
Sedangkan pada orang dewasa, hormon sintetis ini berfungsi untuk mengobati :
Perlu di perhatikan juga, meskipun hormon pertumbuhan memiliki peranan sangat penting bagi tubuh. Akan tetapi juga memiliki bahaya jika kelebihan atau kekurangan hormon pertumbuhan. Bisa dapat menyebabkan berbagai gangguan sampai kelainan bentuk tubuh lho MamaPapa.
Jika kadar hormon pertumbuhan terlalu tinggi pada si kecil dapat menyebabkan gigantisme, yaitu kondisi di mana ukuran tulang dan tubuh anak terlalu besar untuk usianya.
Sementara pada orang dewasa, jika hormon ini terlalu tinggi maka dapat menyebabkan akromegali. Akromegali adalah kondisi yang biasa ditandai dengan ukuran tangan, kaki, dan wajah yang lebih besar dari ukuran normalnya.
Kelebihan hormon pertumbuhan ini biasanya disebabkan oleh tumor di kelenjar pituari, yaitu kelenjar yang memproduksi hormon pertumbuhan.
Bahaya kekurangan hormon pertumbuhan
Defisiensi hormon atau biasa dikenal kekurangan hormon pertumbuhan pada anak dapat menyebabkan berbagai risiko, berikut bahaya kekurangan hormon pertumbuhan :
Kekurangan hormon pertumbuhan akan membuat pertumbuhan si kecil terganggu. Apabila dibiarkan dikhawatirkan tubuh anak akan mengalami pertumbuhan terlambat, seperti tertundanya masa pubertas dan memiliki ukuran tubuh di bawah rata-rata usianya.
Nah itulah MamaPapa bahay apabila si kecil kekurangan atau kelebihan hormon pertumbuhan. MamaPapa perlu selalu waspada dan memperhatikan kesehatan si kecil ya, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Silahkan konsultasikan pertanyaan anda pada kami
Whatsapp / phone : 0811-181-1183
Email : taniakidsc@gmail.com
Alamat : Jl. Tanjung Duren Barat 1 No. 18
Jakarta Barat 11470
Copyright © 2022. Tania Kid’s Center | Klinik Tumbuh Kembang Anak | Web Designed by ![]()