Parenting Tips Ketika Anak Mulai Cinta Monyet − Ketika si kecil mulai tumbuh remaja, Papa Mama mungkin menyadari ada banyak perubahan yang terjadi. Baik dari fisik maupun psikis anak. Misalnya saja, munculnya rasa ketertarikan terhadap lawan jenis atau istilah kerennya cinta monyet.
Sebagian Papa Mama telah menganggap cinta monyet yang dirasakan anak di awal masa remaja merupakan hal biasa. Tapi tak sedikit pula yang kebingungan harus merespons apa ketika mendapati anak mulai mengenal percintaan dan romantisme.
Padahal dulu saat masih remaja, Papa Mama merasakan hal yang sama, bukan? Tapi melihat pergaulan di masa sekarang, kekhawatiran yang dirasakan terhadap anak remaja adalah hal lumrah.
Memang susah-susah gampang untuk mengatasi hal tersebut, tapi Papa Mama tak perlu khawatir. Karena di sini, Tania Kids Center memberikan tips parenting ketika menghadapi anak yang mulai mengenal cinta monyet.
Table of Contents:
Tetaplah tenang. Jangan memarahi anak ketika mereka sedang merasakan cinta monyet untuk pertama kalinya.
Kunci utama dalam masalah cinta monyet anak adalah hadapi hal tersebut dengan kepala dingin. Sebagian orang tua mungkin lupa bahwa romantisme dan ketertarikan yang anak rasakan di usia remaja berbeda dengan hubungan orang dewasa.
Jangan seketika marah saat mengetahui anak sedang jatuh cinta. Di usia remaja anak sedang dalam tahap mencari jati dirinya. Ia sendiri pun kebingungan terhadap perasaan menggebu yang ia rasakan.
Jika orang tua memarahi anak karena pegalaman cinta monyetnya, anak dapat menyalahartikan perasaan mereka. Tak hanya itu, hubungan antar orang tua dan anak juga dapat terganggu karenanya.
Ajaklah anak untuk bercerita tentang perasaan mereka. Ciptakan suasana seakan Papa Mama adalah teman terbaik bagi anak untuk curhat.
Ketika berperan sebagai tempat curhat, Papa Mama harus mampu menjadi pendengar yang baik. Jadilah pendengar yang baik dengan tidak meledek dan menghakimi cerita anak. Dengan begitu anak akan jadi lebih terbuka.
Jika anak sudah mau terbuka tentang perasaan cinta monyet yang dialami, Papa Mama akan jauh lebih mudah dalam memantau hubungan dan pergaulan anak. Sebaliknya, jika Papa Mama tidak mampu menempatkan diri sebagai teman curhat, anak akan menjadi sosok yang tertutup.
Edukasi anak bahwa perasaan tertarik mereka adalah hal yang wajar. Namun, hubungan yang mereka jalin bukanlah ikatan serius.
Gunakan pilihan bahasa yang tepat untuk mengedukasi anak bahwa perasaan mereka adalah sesuatu yang normal. Dengan begitu anak akan paham bahwa perasaan mereka manusiawi.
Namun, tetap tekankan bahwa di usia mereka saat ini, hubungan yang mereka jalin bukan untuk suatu ikatan yang serius. Sehingga anak juga akan paham bahwa prioritas utama mereka adalah pendidikan, bukan hubungan berdasar perasaan cinta monyet tersebut.
Berikan juga pemahaman mengenai batasan wajar jika anak menjalin hubungan dengan seseorang di usia remaja agar anak tidak salah pergaulan.

Terus pantau pergaulan anak dengan rutin menanyakan hubungan anak dengan teman dekatnya. Ketika anak merasakan patah hati, dampingi dan berikan perhatian lebih.
Ketakutan terbesar PapaMama ketika anak mulai mengenal mengenal cinta monyet adalah pergaulan yang salah, bukan? Papa Mama khawatir jika anak terjerumus dalam lingkungan pergaulan yang membawa dampak negatif bagi anak.
Nah, untuk menghindari hal tersebut, Papa Mama perlu memantau pergaulan anak saat sedang cinta monyet. Rutin tanyakan bagaiaman hubungan anak dengan teman dekatnya untuk memantau hubungan mereka.
Cinta monyet umumnya brelangsung sesaat. Ada kemungkinan anak akan mengalami patah hati saat hubungannya dengan si doi tidak berjalan mulus. Saat inilah Papa Mama harus mendampingi dan memberi perhatian lebih.
Begitulah pembahaan tentang tips saat anak sedang jatuh cinta untuk pertamakalinya. Jadi, saat anak mengalami cinta monyet, Papa Mama tak perlu marah-marah, ya. Lakukanlah tips-tips di atas.
Jika tertarik untuk membaca artikel tentang tumbuh kembang anak lainnya dari tania Kids Center, klik di sini.
Silahkan konsultasikan pertanyaan anda pada kami
Whatsapp / phone : 0811-181-1183
Email : taniakidsc@gmail.com
Alamat : Jl. Tanjung Duren Barat 1 No. 18
Jakarta Barat 11470
Copyright © 2022. Tania Kid’s Center | Klinik Tumbuh Kembang Anak | Web Designed by ![]()