Mengatasi Night Terror Anak – Night terror terjadi karena sistem saraf anak yang belum berkembang secara matang. Secara umum, kondisi pada anak ini menyerupai mimpi buruk yang disertai dengan beberapa efek perilaku yang dramatis. Night terror umumnya terjadi 90-180 menit setelah anak mulai tertidur.
Saat mengalami night terror, anak akan menangis, berteriak, bernapas dengan lebih cepat, mengigau, marah, atau juga ketakutan. Anak juga dapat dengan tidak sadar memukul atau menendang barang-barang di sekitarnya atau bahkan hingga keluar dari tempat tidurnya. Apa yang sebenarnya terjadi? Apa itu night terror? Bagaimana cara mengatasi dan mencegahnya? Simak informasi ini agar Anda tidak kebingungan dan mengetahui cara mengatasi Night Terror anak yang mungkin terjadi pada anak Anda.
Baca juga: Mengatasi Separation Anxiety pada Bayi
Night Terror adalah salah satu kondisi gangguan tidur yang dapat dialami oleh anak. Kondisi ini disertai dengan terbangunnya anak dari tidur secara mendadak, dan diikuti dengan teriakan atau tangisan yang cukup histeris. Ketika mata anak terbuka sekalipun, sebenarnya anak tidak berada dalam fase sadar. Anak masih berada dalam fase tidur non-REM. Sehingga, anak menjadi sedikit sulit untuk ditenangkan karena mereka tidak melihat atau mendengar apapun yang ada di sekitarnya.
Disebabkan oleh sistem saraf anak yang belum berkembang dengan sempurna, biasanya Night Terror ini dapat berlangsung mulai dari beberapa menit saja hingga hampir selama 1 jam. Ketika anak sudah berhenti histeris, maka anak akan kembali normal seakan tidak ada apapun yang terjadi.
Biasanya, night terror ini akan berlangsung selama beberapa menit hingga 1 jam. Ketika anak sudah berhenti menangis, ia pun akan otomatis kembali normal seakan tidak ada apapun yang terjadi.
Cara terbaik untuk mengatasi night terror anak adalah dengan membiarkan dan menunggu. Ketika anak menangis, sebenarnya ia belum berada pada keadaan sadar. Maka, hal terbaik yang bisa Anda lakukan adalah untuk menunggu hingga anak kembali mendapatkan kesadarannya dan berhenti menangis.
Upaya untuk mendekap atau membangunkannya justru akan membuat anak menjadi semakin takut dan histeris. Maka, cobalah untuk tetap mengawasinya dan hanya pastikan ia tidak akan mencederai dirinya sendiri ketika proses night terror sedang terjadi.
Anda harus tetap bersikap tenang, dan cobalah untuk memastikan keamanan anak adalah hal yang utama. Setelah proses terjadinya night terror selesai, cobalah untuk membantu menenangkan anak sampai ia kembali tertidur dengan nyenyak.

Upaya untuk mencegah kondisi ini dapat diketahui dengan memahami terlebih dahulu penyebabnya. Namun, karena tidak dapat dipastikan penyebab dari gangguan night terror ini selain merupakan proses dari perkembangan anak, maka orangtua harus lebih banyak memberikan perhatian dan aktif dalam menciptakan lingkungan tempat tinggal yang nyaman dan kondusif bagi anak.
Berikut Tania Kids Center sudah merangkum beberapa hal yang dapat dilakukan oleh orangtua di rumah untuk dapat menciptakan situasi yang kondusif:
Demikian adalah artikel dan informasi mengenai cara mengatasi Night Terror pada Anak. Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai hal ini atau gangguan kesehatan anak lainnya, jangan ragu untuk berdiskusi dengan kami di Tania Kids Center.
Baca juga:
Pola Tidur Bayi 1 Tahun Pertama
Silahkan konsultasikan pertanyaan anda pada kami
Whatsapp / phone : 0811-181-1183
Email : taniakidsc@gmail.com
Alamat : Jl. Tanjung Duren Barat 1 No. 18
Jakarta Barat 11470
Copyright © 2022. Tania Kid’s Center | Klinik Tumbuh Kembang Anak | Web Designed by ![]()