Mencegah Anak Terlambat Bicara? Lakukan 5 Hal Ini!

mencegah anak terlambat bicara

Mencegah Anak Terlambat Bicara – Keterlambatan seorang anak untuk belajar dan memulai berbicara kerap menjadi kekhawatiran bagi banyak orang tua. Umumnya, anak terlambat bicara dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor, di antaranya: kelainan perkembangan bicara, gangguan pendengaran, disabilitas secara intelektual, ataupun karena minimnya stimulasi dan komunikasi dari orang tua.

Maka, anak sebenarnya sangat membutuhkan peran, dukungan, dan stimulasi dari orang tua dalam proses tumbuh kembang, terutama proses belajar bicara. Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah anak terlambat bicara:

Content:

  1. Berkomunikasi dengan Anak 
  1. Belajar Sambil Bermain 
  1. Ajukan Lebih Banyak Pertanyaan 
  1. Ajak Anak Bersosialisasi 
  1. Lakukan Terapi 

Mencegah Anak Terlambat Bicara

1. Berkomunikasi dengan Anak

Baby girl in her crib Free Photo

Mengajarkan anak untuk berkomunikasi merupakan hal yang sangat vital dalam perkembangan kemampuan anak. Hal ini dapat Anda mulai dari mengajak berbicara anak bahkan ketika ia baru lahir. Mengapa? Hal ini dilakukan untuk merangsang indera dan fungsi pendengaran anak sejak usia dini. Ketika anak sudah mulai mendengar dan melihat dengan jelas, ini merupakan jendela kesempatan bagi orang tua untuk mengajak si kecil berinteraksi dan berbicara pada setiap kesempatan yang memungkinkan.

Anda perlu menaruh perhatian juga ketika anak terlihat mulai berusaha untuk mengoceh atau mencoba berbicara. Upayakan untuk menunjukkan berbagai macam ekspresi positif untuk memancing reaksi dan emosi dari anak, serta mencegah anak terlambat bicara.

2. Belajar Sambil Bermain 

mencegah anak terlambat bicara

Bermain adalah kegiatan yang sangat efektif untuk mengajak anak melakukan interaksi sambil memberikan pelajaran kepada anak untuk lebih menaruh atensi dan tanggapan atas apa yang Anda ucapkan. Sebagai contoh, sampaikam cerita fiksi atau dongeng pada saat sebelum tidur untuk merangsang kemampuan anak untuk memproses pesan dan memberikan tanggapan. Selain dengan berbicara, Anda dapat melakukan stimulasi otak anak dengan memperkenalkan musik. Ada beragam pilihan lagu yang dibuat khusus untuk anak-anak, yang dikemas baik secara audio maupun audio-visual yang dapat diakses dari smartphone, DVD, acara televisi, maupun media yang lainnya.

Namun, kegiatan menonton tersebut harus didampingi dan dikontrol durasinya. Jika memungkinkan, bahkan lebih baik jika orangtua yang menyanyikan lagu-lagu tersebut daripada hanya mendengarkan melalui perangkat-perangkat digital.

Musik dan Permainan Sebagai Alternatif

Ketika mendengarkan musik, ini merupakan kesempatan juga bagi Anda untuk mengajak anak menari dan bertepuk tangan untuk menambah semangat dan juga mengembangkan kemampuan koordinasi pada anak. Jika dilakukan secara rutin, hal sederhana ini akan berkembang menjadi kemampuan pada bayi, seperti kemampuan untuk mulai menirukan nada dan lirik lagu yang sering dinyanyikan. 

Selain musik, Anda dapat mencoba berbagai kegiatan alternatif untuk mencegah anak terlambat bicara seperti permainan flash card, puzzle, ataupun objek permainan lainnya yang memilik bentuk dan warna yang menarik. Selain itu, permainan sesederhana menanyakan di mana anggota tubuhnya seperti: mata, hidung, mulut, juga dapat dilakukan untuk mencegah anak terlambat bicara.

3. Ajukan Lebih Banyak Pertanyaan

mencegah anak terlambat bicara

Jika anak Anda sudah mulai berusaha berbicara dengan ‘bahasa bayi’, dan juga memberikan respon kepada perkataan Anda, jangan ragu untuk kembali menanggapinya. Lakukanlah seolah-olah Anda mempertegas apa yang coba diucapkan oleh anak. Ajukanlah juga beberapa pertanyaan kepada anak, agar dia belajar menerima pesan dan mengembalikannya dalam bentuk respon. 

Sebagai contoh, ketika anak Anda mencoba menyampaikan pesan bahwa ia ingin minum, tanyakanlah kepada anak dengan mempertegas maksud dari perkataannya sambil tertawa atau tersenyum. Meskipun seringkali kita tidak dapat memahami, usahakan untuk tetap memberikan respon dan pertanyaan kepada apa yang anak ucapkan/lakukan. Anda bisa melakukan labelling atau memberikan ‘label nama’ kepada setiap objek atau aktivitas. Sebagai contoh, ketika anak meminta sesuatu, Anda dapat tegaskan atau ulangi terlebih dahulu nama objek tersebut. Dengan cara ini, anak dapat membentuk sebuah memori yang melekatkan objek dengan namanya. Mempertegas dan mengulang beberapa kata yang sering diucapkan dapat membuat anak memahami konsep dan makna dari kata-kata tersebut.

4. Ajak Anak Bersosialisasi

Happy cheerful asian family dad, mom and kids having fun and using digital tablet video call on sofa at house. Free Photo

Kurangnya sosialisasi menjadi salah satu penyebab anak terlambat untuk bicara. Bisa jadi anak Anda takut atau malu jika bertemu dengan orang yang belum pernah dijumpai sebelumnya. Maka, seringlah mengajak anak Anda untuk bersosialisasi dengan orang-orang yang ada di sekitar lingkungan rumah. Kenalkan dan biarkan ia bermain dengan teman-teman sebayanya supaya ia terbiasa bertemu dengan banyak orang selain anggota keluarga di rumah. Sosialisasi juga dapat membantu anak untuk lebih cepat belajar mengenai bagaimana cara bermain, cara berbicara, ataupun cara berinteraksi yang lainnya. 

5. Lakukan terapi

Woman doing speech therapy with a little blonde boy Free Photo

Jika anak Anda mengalami kesulitan untuk berbicara dengan jelas atau terbata-bata, bahkan hingga usia 3 tahun, segeralah meminta bantuan dari ahli (tim/dokter tumbuh kembang) agar lekas dilakukan terapi. Jika tidak segera diberikan penanganan dan terapi hingga usia 4 tahun (menjelang TK), maka ia akan rentan mengalami stres dan tantrum karena kesulitan menyampaikan maksud dan keinginan mereka.

Baca juga: Terapi Wicara di Rumah: Apakah Bisa?

Demikian adalah informasi mengenai cara mencegah anak terlambat bicara. Jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut mengenai cara mencegah anak terlambat bicara maupun permasalahan anak, Anda dapat klik di sini.

Ingin bertanya lebih lanjut tentang artikel ini ?

Silahkan konsultasikan pertanyaan anda pada kami

Artikel Terbaru

Cara Mengatasi Anak Yang Kurang Fokus Dalam Belajar, Yang Perlu PapaMama Ketahui!

Cara Mengatasi Anak Yang Kurang...

Cara Mengatasi Anak Yang Kurang Fokus Dalam Belajar, Yang Perlu PapaMama Ketahui! – Ketika anak…
Manfaat Olahraga Renang Bagi Tumbuh Kembang Anak

Manfaat Olahraga Renang Bagi Tumbuh...

Manfaat Olahraga Renang Bagi Tumbuh Kembang Anak – PapaMama harus tahu, bahwa berenang memiliki banyak…
Kebiasaan Orang Tua Yang Ternyata Tidak Baik Untuk Anak Yang Perlu Diketahui

Kebiasaan Orang Tua Yang Ternyata...

Kebiasaan Orang Tua Yang Ternyata Tidak Baik Untuk Anak Yang Perlu Diketahui – Orang tua…
Hubungi Kami

Whatsapp / phone : 0811-181-1183
Email : taniakidsc@gmail.com
Alamat : Jl. Tanjung Duren Barat 1 No. 18
Jakarta Barat 11470 

Copyright © 2022. Tania Kid’s Center | Klinik Tumbuh Kembang Anak | Web Designed by Memarak