PapaMama pasti pernah berada diposisi anak sedang tantrum dan tidak bisa berkutik menghadapi anak. Ketika anak tantrum ada sulit dibujuk dan perilakunya agresif kepada sekitarnya. Lalu, apasih tantrum itu? Dan mengapa anak mengalami tantrum?, serta apa penyebab tantrum itu.
Tenang PapaMama, yuk simak artikel ini untuk mengetahui tantrum dan penyebabnya agar bijak menanggapinya.
Tantrum adalah ledakan emosi yang sangat kuat pada anak dan umumnya disertai dengan beberapa perilaku agresif, seperti berteriak, tidur di lantai, meronta-ronta, ini dilakukan anak untuk mengekspresikan perasaan marah, frustasi, jengkel, sedih, atau tidak nyaman.
Meskipun tantrum pada anak adalah perilaku yang kurang menyenangkan dan membuat PapaMama khawatir, namun tantrum pada anak ini adalah perilaku yang normal lhoh PapaMama dan tenang saja sifatnya tidak permanen ya.
Tantrum umunya dialami oleh anak usia 1-3 tahun atau batita ini terjadi saat kemampuan berbahasa anak mulai berkembang.
Jadi ketika anak kesulitan mengungkapkan apa yang ia rasakan, anak merasa kesal dan emosi yang meluap-luap dan berujung dengan tantrum.
Tantrum akan berangsur hilang ketika anak menginjak usia 4 tahun. Karena anak sudah bisa berkomunikasi dengan baik sehingga anak bisa leluasa mengungkapkan apa yang ia rasakan.
Meskipun tantrum ini normal dan tidak permanen, tapi PapaMama perlu memberikan penanganan yang tepat agar masalah ini tidak belanjut dan tidak disalah gunakan oleh anak untuk mendapatkan apa yang anak inginkan.
Sumber : http://freepik.com
Penyebabnya yang utama, tantrum pada anak merupakan konflik yang terjadi dalam diri anak, tapi ia belum memiliki kapasitas untuk menghadapinya.
Ketika anak berusia 1-3 tahun, umumnya anak sudah memiliki keinginan untuk lebih mandiri dan mempunyai kontrol kepada lingkungan sekitarnya. Anak sudah memiliki ego “Aku bisa sendiri kok!” atau “Aku kepingin itu aja, berikan padaku!”.
Nah, ketika anak menyadari bahwa ia belum bisa melakukan suatu hal tanpa bantuan orang lain atau ia tidak bisa mendapatkan hal yang ia inginkan. Si kecil belum bisa mengelola perasaan dan emosi yang muncul. Lalu, terjadilah tantrum.
PapaMama sedang berada disituasi seperti hal diatas dan ingin konsultasi, Tania Kids Center Solusinya. PapaMama bisa konsultasikan masalah tumbuh kembang buah hati PapaMama ke Tania Kids Center.
Walaupun suatu perilaku yang masih normal pada kategori anak berusia di bawah 4 tahun. Namun bukan berarti tidak harus ditangani dengan tepat lho supaya tidak berkelanjutan terus.
Oleh karena itu, bagi PapaMama yang masih seringkali merasa kewalahan ada baiknya berkonsultasi dengan psikolog di Tania Kids’ Center.
Silahkan konsultasikan pertanyaan anda pada kami
Whatsapp / phone : 0811-181-1183
Email : taniakidsc@gmail.com
Alamat : Jl. Tanjung Duren Barat 1 No. 18
Jakarta Barat 11470
Copyright © 2022. Tania Kid’s Center | Klinik Tumbuh Kembang Anak | Web Designed by ![]()