Kenali Tantrum pada Anak dan Penyebabnya : PapaMama Perlu Waspada 

Ketika anak tantrum sulit dibujuk lalu, apasih tantrum itu? Dan mengapa anak mengalami tantrum?, serta apa penyebabnya.

PapaMama pasti pernah berada diposisi anak sedang tantrum dan tidak bisa berkutik menghadapi anak. Ketika anak tantrum ada sulit dibujuk dan perilakunya agresif kepada sekitarnya. Lalu, apasih tantrum itu? Dan mengapa anak mengalami tantrum?, serta apa penyebab tantrum itu.

Tenang PapaMama, yuk simak artikel ini untuk mengetahui tantrum dan penyebabnya agar bijak menanggapinya. 

Apa Itu Tantrum pada Anak?  

Tantrum adalah ledakan emosi yang sangat kuat pada anak dan umumnya disertai dengan beberapa perilaku agresif, seperti berteriak, tidur di lantai, meronta-ronta, ini dilakukan anak untuk mengekspresikan perasaan marah, frustasi, jengkel, sedih, atau tidak nyaman.  

Apakah ini normal atau tidak? 

Meskipun tantrum pada anak adalah perilaku yang kurang menyenangkan dan membuat PapaMama khawatir, namun tantrum pada anak ini adalah perilaku yang normal lhoh PapaMama dan tenang saja sifatnya tidak permanen ya. 

Tantrum umunya dialami oleh anak usia 1-3 tahun atau batita ini terjadi saat kemampuan berbahasa anak mulai berkembang.

Jadi ketika anak kesulitan mengungkapkan apa yang ia rasakan, anak merasa kesal dan emosi yang meluap-luap dan berujung dengan tantrum. 

Tantrum akan berangsur hilang ketika anak menginjak usia 4 tahun. Karena anak sudah bisa berkomunikasi dengan baik sehingga anak bisa leluasa mengungkapkan apa yang ia rasakan. 

Meskipun tantrum ini normal dan tidak permanen, tapi PapaMama perlu memberikan penanganan yang tepat agar masalah ini tidak belanjut dan tidak disalah gunakan oleh anak untuk mendapatkan apa yang anak inginkan.

Sumber : http://freepik.com

Tantrum pada anak, ini penyebabnya !

Penyebabnya yang utama, tantrum pada anak merupakan konflik yang terjadi dalam diri anak, tapi ia belum memiliki kapasitas untuk menghadapinya.  

Ketika anak berusia 1-3 tahun, umumnya anak sudah memiliki keinginan untuk lebih mandiri dan mempunyai kontrol kepada lingkungan sekitarnya. Anak sudah memiliki ego “Aku bisa sendiri kok!” atau “Aku kepingin itu aja, berikan padaku!”.  

Nah, ketika anak menyadari bahwa ia belum bisa melakukan suatu hal tanpa bantuan orang lain atau ia tidak bisa mendapatkan hal yang ia inginkan. Si kecil belum bisa mengelola perasaan dan emosi yang muncul. Lalu, terjadilah tantrum.  

Tidak hanya itu, tantrum juga dipengaruhi oleh berberapa faktor, antara lain: 

  • Kelelahan dan mengantuk, tapi tidak bisa istirahat. Hal ini akan mempengaruhi dan mempersulit anak untuk tetap tenang. 
  • Lapar, rasa lapar juga bisa berpengaruh pada tantrum dengan rasa perut kosong dan timbul rasa lapar, emosi anak bisa tidak terkendali. 
  • Situasi tidak nyaman, contohnya berpisah dengan orang tua, bertengkar dengan teman atau saudara, atau rebutan mainan. 
  • Menginginkan sesuatu. Ketika anak menginginkan sesuatu, entah itu mainan atau yang lain. Anak akan membuat orang tua atau sekitarnya mengabulkan permintaannya dengan tantrum. 
  • Rasa Takut atau Ketakutan, anak bisa tantrum ketika merasa takut. Misalnya melihat hewan yang menakutkan, bertemu orang asing, atau melihat tontonan seram. 
  • Perubahan situasi, Misalnya ketika anak berada di ruangan yang tiba-tiba ramai dan berisik, ruangan yang sempit dan gerah. Sehingga anak merasa tidak betah dan bisa saja terjadi tantrum pada anak. 
  • Pola asuh. Ketika orang tua terlalu memanjakan anak dengan menuruti segala sesuatu yang anak inginkan. Maka ketika keinginan anak tidak dipenuhi anak merasa marah dan berujung tantrum. 

PapaMama sedang berada disituasi seperti hal diatas dan ingin konsultasi, Tania Kids Center Solusinya. PapaMama bisa konsultasikan masalah tumbuh kembang buah hati PapaMama ke Tania Kids Center. 

Walaupun suatu perilaku yang masih normal pada kategori anak berusia di bawah 4 tahun. Namun bukan berarti tidak harus ditangani dengan tepat lho supaya tidak berkelanjutan terus.

Oleh karena itu, bagi PapaMama yang masih seringkali merasa kewalahan ada baiknya berkonsultasi dengan psikolog di Tania Kids’ Center.

Ingin bertanya lebih lanjut tentang artikel ini ?

Silahkan konsultasikan pertanyaan anda pada kami

Artikel Terbaru

Cara Mengajarkan Anak Untuk Menjadi Lebih Empati Yang Perlu PapaMama Ketahui

Cara Mengajarkan Anak Untuk Menjadi...

Cara Mengajarkan Anak Untuk Menjadi Lebih Empati Yang Perlu PapaMama Ketahui – Rasa empati pada…
4 Cara Melatih Anak Tumbuh Menjadi Percaya Diri Yang Perlu PapaMama Ketahui

4 Cara Melatih Anak Tumbuh...

5 Cara Melatih Anak Tumbuh Menjadi Percaya Diri Yang Perlu PapaMama Ketahui – Apakah PapaMama…
Alasan Mengapa Anak Tidak Mendengarkan PapaMama!

Alasan Mengapa Anak Tidak Mendengarkan...

Alasan Mengapa Anak Tidak Mendengarkan Orang Tua! – Terkadang sebagai orang tua, tentu PapaMama ingin…
Hubungi Kami

Whatsapp / phone : 0811-181-1183
Email : taniakidsc@gmail.com
Alamat : Jl. Tanjung Duren Barat 1 No. 18
Jakarta Barat 11470 

Copyright © 2022. Tania Kid’s Center | Klinik Tumbuh Kembang Anak | Web Designed by Memarak