Fakta dan Mitos Terlambat Bicara

Fakta dan Mitos Terlambat Bicara

Fakta dan mitos Terlambat Bicara ー Terlambat bicara merupakan salah satu masalah tumbuh kembang paling banyak dialami oleh anak. Perasaan khawatir dan cemas merupakan hal yang lumrah untuk dirasakan orang tua ketika anak didiagnosa mengalami terlambat bicara.

Ditambah lagi mitos-mitos mengenai terlambat bicara begitu banyak beredar di masyarakat. Hal ini tentu menambah kekhawatiran Papa Mama, bukan? Padahal mitos-mitos tersebut tidak terbukti kebenarannya. 

Pada kesempatan ini, Tania Kids Center akan membahas fakta dan mitos terkait terlambat bicara pada anak. Pembahasan di bawah ini bertujuan agar Papa Mama tahu, apa saja, sih, fakta dan mitos terlambat bicara.

Fakta dan Mitos Terlambat Bicara

Terlambat Bicara Hanya Terjadi Pada Anak Laki-laki

Ternyata ada banyak, loh, kepercayaan mengenai anak laki-laki yang cenderung terlambat untuk berbicara dibanding perempuan. 

Apakah hal tersebut benar? Itu merupakan mitos, ya, Papa Mama. Meskipun memang bagian otak anak laki-laki yang mengatur perkembangan bahasa lebih kecil dibanding perempuan. Namun faktanya, tanpa memandang gender, baik anak laki-laki maupun perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan mengalami masalah tumbuh kembang. 

Jadi, bukan hanya laki-laki, setiap anak bahkan perempuan dapat mengalami terlambat bicara. 

Bilingual Tidak Sebabkan Terlambat Bicara 

Terlambat bicara pada anak tidak disebabkan karena mereka berbicara dua bahasa atau bilingual. Pernyataan ini merupakan fakta, ya, Papa Mama. 

Sayangnya, masih ada kepercayaan yang berkembang di masyarakat bahwa anak bilingual akan alami terlambat bicara. Masyarakat menganggap, jika Papa Mama berbicara dua bahasa yang berbeda, anak akan memproses lebih banyak bahasa. Hal itulah, yang menyebabkan keterlambatan bicara. 

Namun, anggapan ini tidak benar. Keterlambatan bahasa dapat terjadi pada anak bilingual. Tapi penyebabnya bukan hal tersebut. Meski memang sebaiknya ketika belajar berbicara, lebih baik satu bahasa dulu baru mengajarkan bahasa kedua ketika sudah cukup lancar. 

Video Membantu Anak Belajar Kosa Kata 

mitos anak terlambat bicara
source: freepik.com

Hayo, siapa di antara Papa Mama yang masih beranggapan bahwa anak dapat belajar banyak kosa kata melalui tontonan video? 

Ini adalah anggapan yang keliru. Faktanya, cara paling untuk mengembangkan kemampuan bahasa dan berbicara pada anak adalah melalui interaksi langsung. 

Paparan layar, termasuk video yang terlalu lama pada anak, bukan bermanfaat menambah kosa kata mereka malah meningkatkan potensi anak mengalami terlambat bicara. Jadi, jangan menganggap mitos ini benar dan segera batasi screen time anak, yaa. 

Terlambat Bicara Akan Sembuh Sendiri 

Ini dia, salah satu mitos yang dipercaya banyak Papa Mama hingga akhirnya membiarkan si kecil mengalami speech delay tanpa ada perawatan apapun. Banyak yang percaya bahwa terlambat bicara adalah tahapan normal pada anak, seiring berjalannya waktu juga sembuh sendiri. 

Papa Mama, fakta menunjukan bahwa terlambat bicara harus mendapatkan penanganan yang tepat. Perawatan untuk membantu perkembangan si kecil harus segera dilakukan ketika anak mengalami terlambat bicara. Jika tidak, akibatnya bisa fatal.

Ingin bertanya lebih lanjut tentang artikel ini ?

Silahkan konsultasikan pertanyaan anda pada kami

Artikel Terbaru

Kenapa Anak Suka Melepeh Makanan? 

Kenapa Anak Suka Melepeh Makanan? 

Anak suka melepeh makanan adalah hal yang wajar saat si kecil sedang belajar makan. Akan…
Penyebab Anak Takut Suara Keras

Penyebab Anak Takut Suara Keras

Anak Takut suara Keras ー Setiap orang tentu memiliki rasa takut. Mulai dari anak-anak, bahkan…
Mengapa Anak Cadel?

Mengapa Anak Cadel?

Mengapa Anak Cadel? Ada beberapa alasan yang menyebabkan anak cadel, atau tidak dapat mengucapkan huruf-huruf…
Hubungi Kami

Whatsapp / phone : 0811-181-1183
Email : taniakidsc@gmail.com
Alamat : Jl. Tanjung Duren Barat 1 No. 18
Jakarta Barat 11470 

Copyright © 2022. Tania Kid’s Center | Klinik Tumbuh Kembang Anak | Web Designed by Memarak