Ciri-ciri Anak Hiperaktif

ciri-ciri anak hiperaktif

Ciri-ciri Anak Hiperaktif – Salah satu peran Papa Mama sebagai orang tentu saja memantau perkembangan anak. Sebagai orang terdekat, begitu banyak waktu yang Papa Mama dan anak habiskan bersama. Dalam momen-momen tersebut tak jarang Papa Mama menyadari betapa aktifnya si kecil.

Mulai saat anak bangun tidur, waktu makan, hingga ketika anak bermain rasanya energi mereka tak pernah surut. Anak mungkin aktif bergerak, lari ke sana-sini, tidak mau duduk tenang, dan melakukan rentetan kegiatan lain tapi tidak menunjukkan rasa lelah sedikit pun. Sebaliknya, malah Papa Mama yang capek sendiri melihatnya.

Kira-kira kenapa, ya, energi anak begitu ekstra? Apakah itu ciri-ciri anak hiperaktif? Apakah si kecil mengidap ADHD? Atau malah itu pertanda anak memiliki kecerdasan kinetetik?

Tania Kids Center akan menjawab pertanyaan tersebut dalam artikel Ciri-ciri Anak Hiperaktif berikut. 

Table of Contents 

Penyebab Anak Hiperaktif 

Ciri-ciri Anak Aktif, Hiperaktif, dan ADHD

Penyebab Anak Hiperaktif 

Ada beragam alasan yang menyebabkan anak menjadi hiperaktif. Akan tetapi, yang Papa Mama perlu pahami adalah hiperaktif berbeda dengan ADHD juga berbeda dengan tipe cerdas kinestetik. Jadi, ketika anak menunjukkan ciri-ciri hiperaktif, jangan membuat kesimpulan bahwa anak mengidap ADHD. 

Agar lebih yakin mengenai hal tersebut, Papa Mama harus melakukan konsultasi kepada ahli seperti dokter anak atau klinik tumuh kembang anak. 

ADHD pada anak disebabkan oleh faktor genetik, kelainan anatomi anak, kebiasaan ibu hamil yang tidak sehat, dan faktor lingkungan. Adapun penyebab anak menjadi hiperaktif di antaranya adalah karena stres, mengonsumsi makanan tertentu, mengalami masalah emosional, dan adanya gangguan sensori integrasi berupa hiposensitif.

Baca Juga: Apa Itu ADHD Pada Anak?

Ciri-ciri Anak Hiperaktif (Serta Perbedaannya dengan ADHD dan Tipe Cerdas Kinestetik)

ciri-ciri anak hiperaktif
source: freepik.com

Hiperaktif adalah kondisi ketika anak terus menerus bergerak tanpa mengenal waktu, situasi, dan kondisi sekitar. Banyak orang tua yang keliru mengartikan apakah anak aktif, hiperaktif, atau ADHD. Untuk melakukan diagnosa terhadap kondisi anak, Papa Mama dianjurkan melakukan konsultasi ke ahli. Akan tetapi, ada beberapa tanda yang dapat Papa Mama lihat apakah si kecil termasuk hiperaktif.

Ciri-ciri yang membedakan anak aktif, hiperaktif, dan ADHD di antaranya adalah. 

Berlari dan berteriak tanpa henti

Anak hiperaktif selalu terlihat tidak mudah lelah dibanding teman-teman seusianya. Ia juga gemar berlarian tanpa arah dan berteriak tanpa kenal situasi. Namun, mereka masih bisa melakukan sesuatu meski tidak menuntaskannya.

Sementara itu anak aktif dengan kecerdasan gerak tubuh atau tipe kinetik gerakan tubuhnya lebih terarah dan memiliki tujuan. Saat melakukan kegiatan yang berkaitan dengan fisik, ia akan jadi lebih aktif.

Berbeda dengan anak aktif yang gerakannya memiliki tujuan dan lebih luwes, atau anak hiperaktif yang tak kenal lelah. Anak dengan gangguan ADHD sama sekali tidak bisa diatur. Mereka tidak mampu melakukan kegiatan sesuai arahan.

Sering bergerak rusuh

Ketika bergerak, anak-anak yang hiperaktif sering kali menabrak orang lain, menyenggol benda, bahkan memukul objek di sekitarnya tanpa disengaja.

Namun, meski anak hiperaktif cenderung rusuh saat bergerak, mereka masih dapat menanggapi intervensi. Intervensi berupa motivasi, penghargaan, atau hukuman dapat mengalihkan perhatian mereka sehingga jadi lebih terarah ketika bergerak. Anak dengan gangguan ADHD tidak mampu menanggapi intervensi tersebut.

Sedangkan anak cerdas tipe kinestetik memang aktif bergerak, tapi mereka tidak rusuh dan mampu mengontrol gerakan mereka.

Tidak bisa diam

Ketika duduk atau dalam posisi berbaring sekali pun, anak yang  hiperaktif tidak bisa duduk dengan tenang. Mereka akan sibuk meraih benda, menggerakkan badan, atau mengayunkan kaki. 

Meski sama-sama sulit untuk diam, anak dengan tipe kecerdasan kinestetik cenderung bergerak karena mereka tidak menyukai aktivitas yang mengharuskan mereka duduk diam berlama-lama. Mereka hanya kurang menyukai kegiatan yang tidak melibatkan banyak gerakan tubuh. 

Jika anak hiperaktif tidak bisa diam, setidaknya perhatian mereka masih bisa dialihkan. Tapi hal tersebut tidak berlaku bagi anak dengan gangguan ADHD. Mereka tidak bisa diam, hingga aktivitas harian terganggu karenanya.

Sulit fokus

Anak-anak hiperaktif juga cenderung kesulitan ketika diminta fokus. Mereka akan aktif bergerak melakukan sesuatu atau terus menerus berbicara.

Sebaliknya, anak dengan kecerdasan kinestetik dapat begitu mudah untuk fokus, terutama jika kegiatan yang mereka lakukan berhubungan dengan gerak tubuh. 

Nah, jika anak hiperaktif sulit fokus, anak yang mengidap ADHD memiliki kemungkinan sangat kecil untuk fokus. Mereka hampir tidak bisa fokus, jika tidak mendapatkan pelatihan dan penanganan khusus. 

Keseimbangannya buruk

Ciri selanjutnya dari anak hiperaktif adalah keseimbangan yang buruk. Karena anak hiperaktif kesulitan untuk fokus, ia juga cenderung memiliki keseimbangan yang buruk. Tak heran jika dia kerap menabrak atau menyenggol objek di sekitar. 

Ciri yang satu ini adalah hal yang paling membedakan antara anak hiperaktif atau aktif karena cerdas. Anak dengan kecerdasan gerak tubuh memiliki tingkat keseimbangan yang baik. Mereka juga mahir dalam melakukan permainan fisik dan olahraga. 

Nah, setelah membaca uraian di atas. Jangan lagi kebingungan dalam membedakan apakah anak ADHD, hiperaktif atau malah aktif karena cerdas ya, Pa, Ma. 

Simak juga artikel lain dari Tania Kids Center seputar tumbuh kembang anak dan tips menarik lainnya di sini.

Ingin bertanya lebih lanjut tentang artikel ini ?

Silahkan konsultasikan pertanyaan anda pada kami

Artikel Terbaru

Cara Mengajarkan Anak Untuk Menjadi Lebih Empati Yang Perlu PapaMama Ketahui

Cara Mengajarkan Anak Untuk Menjadi...

Cara Mengajarkan Anak Untuk Menjadi Lebih Empati Yang Perlu PapaMama Ketahui – Rasa empati pada…
4 Cara Melatih Anak Tumbuh Menjadi Percaya Diri Yang Perlu PapaMama Ketahui

4 Cara Melatih Anak Tumbuh...

5 Cara Melatih Anak Tumbuh Menjadi Percaya Diri Yang Perlu PapaMama Ketahui – Apakah PapaMama…
Alasan Mengapa Anak Tidak Mendengarkan PapaMama!

Alasan Mengapa Anak Tidak Mendengarkan...

Alasan Mengapa Anak Tidak Mendengarkan Orang Tua! – Terkadang sebagai orang tua, tentu PapaMama ingin…
Hubungi Kami

Whatsapp / phone : 0811-181-1183
Email : taniakidsc@gmail.com
Alamat : Jl. Tanjung Duren Barat 1 No. 18
Jakarta Barat 11470 

Copyright © 2022. Tania Kid’s Center | Klinik Tumbuh Kembang Anak | Web Designed by Memarak