
Tidak mudah untuk menenangkan si kecil saat mereka sedang marah, terlebih lagi jika anak gemar menyakiti diri sendiri saat sedang marah. Anak-anak biasanya memukul orang lain ketika sedang marah, tapi sebagian anak juga sering memukuli diri sendiri. meski pukulan dari tangan kecilnya tidak seberapa sakit, tapi membiarkan kebiasaan tersebut bukanlah tindakan yang tepat.
Sebab, jika diabaikan, bukan tidak mungkin kebiasaan tersebut akan berlangsung hingga anak dewasa. Akibatnya, ketika sedang stres mereka akan melakukan self harm, hal tersebut tentunya berbahaya. Untuk itu Papa Mama harus tetap mengawasi dan mencari solusi.
Saat anak tantrum dan emosinya meledak-ledak, mereka menyakiti diri sendiri untuk mendapatkan perhatian Papa Mama. Biasanya agar keinginannya dituruti.
Dalam masa tumbuh kembang, anak akan tertarik dengan semua hal di sekitarnya untuk dieksplorasi. Karena rasa penasarannya yang begitu tinggi, tapi di usia balita kemampuan komunikasinya belum begitu lancar. Biasanya anak menginginkan sesuatu, tapi tidak dapat mengatakannya dengan jelas. Sehingga Papa Mama tidak dapat menangkap maksudnya. Akibatnya, anak jadi kesal dan marah. Ditambah lagi, anak-anak belum memiliki kontrol emosi yang baik yang mengakibatkan kemarahannya diluapkan dengan amukan.
Papa Mama perlu memperhatikan seberapa sering si kecil menyakiti diri sendiri. Jika anak dirasa terlalu sering dan penyebabnya tidak jelas, ada kemungkinan itu merupakan gejala sindrom spektrum autisme.
Anak dengan kondisi autisme biasanya menunjukkan gejala berupa gemar menyakiti diri sendiri. Jadi, Papa Mama harus senantiasa waspada.

Jika Papa Mama tidak mampu mencegah si kecil untuk tidak menyakiti diri sendiri ada cara yang cukup efektif untuk mengatasi amarahnya.
Jika Papa Mama mendapati si kecil kerap menyakiti diri sendiri saat tantrum. sebisa mungkin buatlah lingkungan rumah dan sekitar aman. Jauhkan benda-benda yang berkemungkinan menyebabkan luka atau cedera dari jangkauan si kecil, dan terus awasi mereka.
Ciptakanlah suasana penuh kasih agar si kecil merasa dicintai, ini juga dapat membantu mengurangi rasa sakit atau frustasi yang mereka rasakan.
Saat emosinya sedang meluap-luap, redakan emosi mereka dengan cara yang tenang. Papa Mama tidak boleh terbawa emosi, kemudian coba peluk si kecil, gunakan kata-kata yang lembut agar mereka tenang dan berhenti menyakiti diri sendiri.
Memberikan bantuan seperti meraih atau memblokir tangan anak saat mereka hendak memukul diri sendiri juga diperlukan, loh. Tindakan tersebut dapat menghentikan dan menenangkan anak, sehingga mereka tidak menyakiti diri sendiri.
Papa Mama juga dapat membaca artikel terkait tumbuh kembang anak yang lain, di sini.
Silahkan konsultasikan pertanyaan anda pada kami
Jl. Tanjung Duren Barat 1 No. 18 Jakarta Barat 11470
Lihat Lokasi
Greenwich Business Park, Jln Bumi Botanika
No E/18, Tangerang, 15331
Lihat Lokasi
Copyright © 2022. Tania Kid’s Center | Klinik Tumbuh Kembang Anak | Web Designed by ![]()