Bayi Tidak Suka Tummy Time – Setiap orang tua pasti bahagia ketika melihat tumbuh kembang sang buah hati. Apalagi saat bayi sudah mulai melakukan tummy time. Tummy Time adalah cara untuk melatih perut bayi agar membantunya mengembangkan otot-otot yang diperlukan untuk mengangkat kepala hingga bisa duduk, merangkak, dan berjalan.
American Academy of Pediatrics (AAP) menyarankan untuk memulai tummy time sejak anak masih terhitung newborn. Namun, tidak semua bayi merasa nyaman melakukan tummy time. Banyak bayi yang menunjukkan rasa tidak nyaman saat diajak melakukan tummy time. Dalam artikel ini, Tania Kids Center akan membagikan cara mengatasi bayi tidak suka tummy time.
Table of Contents :

Kegiatan tummy time terkadang tidak sukai oleh bayi. Seiring bertambahnya usia bayi, tummy time bisa dilakukan di tempat datar. Namun, terkadang ada beberapa bayi yang merasa tidak nyaman saat melakukan tummy time. Ketika bayi tidak mau tummy time, sebaiknya orangtua tak perlu memaksanya.
Ada beberapa penyebab bayi tidak suka tummy time. Berikut penyebabnya:
Masalah sensori bisa menjadi salah satu penyebab bayi tidak suka tummy time. Bayi yang tidak suka tummy time bisa dikarenakan memiliki gangguan sensori, terutama indra peraba. Hal ini karena mereka tidak suka dengan sensasi sentuhan pada kulitnya. Di samping itu, rasa tidak suka timbul dikarenakan mereka belum terbiasa dan mengenal benda-benda baru di sekitarnya.
Orangtua perlu melatih dan membiasakan anak untuk melakukan tummy time. Anak yang jarang diajak melakukan tummy time akan tidak terbiasa. Oleh karena itu, bayi tidak suka tummy time.
Bisa jadi bayi merasa lapar atau bahkan kekenyangan. Anak yang merasa lapar dan kekanyangan akan tidak nyaman melakukan tummy time. Bahkan, apabila dipaksakan melakukan tummy time saat kekenyangan, anak bisa saja muntah.
Baca juga:
Wajar jika anak tidak suka melakukan tummy time di waktu pertama kali mencoba. Biasanya saat baru pertama kali melakukan tummy time, anak merasa tidak nyaman. Untuk menghindari hal ini, sebaiknya PapaMama mengenalkan proses tummy time secara perlahan dan bertahap.
Sebaiknya kapan waktu yang tepat untuk anak memulai tummy time?
Tummy time bisa dilakukan mulai bayi newborn atau berusia 2 minggu. Biasanya pada usia ini tummy time dilakukan dalam durasi yang singkat dengan metode tummy to tummy. Orang tua bisa mengajak bayinya untuk melakukan tummy time sekitar 30 detik hingga satu menit. Akan tetapi perlu diingat, PapaMama hindari mengajak anak tummy time setelah ia mengonsumsi ASI atau susu.
Pada usia dua bulan, orang tua bisa meningkatkan durasi tummy time pada bayi. Kegiatan ini sudah bisa dilakukan pada permukaan yang rata dan nyaman bagi bayi. Orang tua bisa mengajak bayi melakukan tummy time selama 3-5 menit dengan pengawasan ketat.
Saat bayi berusia 3-4 bulan, ia mulai bisa mengangkat leher dan kepala. Nah, pada waktu ini orang tua bisa semakin memperpanjang durasi tummy time. Tingkatkan durasi tummy time sesuai dengan perkembangan usia bayi.

PapaMama tidak perlu khawatir jika anak tidak suka tummy time. Ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan orang tua agar anak suka melakukan tummy time.
Berikut tips sekaligus cara mengatasi bayi tidak suka tummy time:
Ibu bisa mencoba melakukan tummy time dengan metode tummy to tummy. Ibu bisa meletakkan bayi dengan posisi tengkurap pada perut ibu. Sambil melakukan tummy time, ajaklah anak berbicara. Cara ini sama efektifnya dengan tummy time di alas keras. Namun, tentunya cara ini lebih menyenangkan karena anak jadi lebih nyaman.
Berbeda dari tummy to tummy, cara ini bisa dipakai PapaMama dengan menggunakan lutut sebagai alas. Caranya, orang tua hanya perlu duduk, posisikan bayi tengkurap dan letakkan di atas paha dan lutut. Namun perlu diingat, orang tua jangan meletakkan anak terlalu di ata lutu karena akan menekan bagian perutnya.
Agar anak nyaman dalam melakukan tummy time, PapaMama bisa sesekali menggoyangkan paha sambil bernyanyi atau mengajaknya ngobrol.
Menggunakan cara seperti saat menggendong bayi untuk membuatnya bersendawa bisa menjadi salah satu cara tummy time yang nyaman. Posisi ini tidak hanya nyaman untuk orang tua dan anak. Tetapi cara ini bisa memberi kesempatan anak memperkuat leher dan kepalanya.
Namun, PapaMama perlu siaga untuk memegang leher dan kepalanya kapanpun. Selain itu, posisi shoulder holder ini bisa memperkuat otot-ototnya sambil menikmati dekapan orang tua.
Cara lain mengajak anak tummy time bisa menggunakan mainan kaca antipecah. Pastikan kaca yang diberikan terbuat dari shatterproof mirror ya. Letakkan mainan kaca di depan bayi yang sedang tengkurap di lantai. Beri jarak sekitar 15 sampai 30 cm dari kepala bayi.
Ketika anak melihat bayangan dirinya di cermin, ia mungkin akan tertarik dengan pantulan dirinya di kaca. Kemudian, bisa jadi ia berusaha sekuat tenaga untuk menghampiri ‘sosok’ yang ada di kaca tersebut.
Orang tua perlu memperhatikan permukaan yang dijadikan anak untuk tummy time seperti kasur. Hal ini bisa membuat anak justru jatuh dari kasur.
Dari beberapa cara mengatasi anak yang tidak suka tummy time, cara mana yang sudah pernah PapaMama gunakan? Jika masih bingung terkait tumbuh kembang anak, PapaMama bisa langsung berkonsultasi di Tania Kids Center!
Baca artikel lainnya di Tania Kids Center!
Baca juga :
Silahkan konsultasikan pertanyaan anda pada kami
Whatsapp / phone : 0811-181-1183
Email : taniakidsc@gmail.com
Alamat : Jl. Tanjung Duren Barat 1 No. 18
Jakarta Barat 11470
Copyright © 2022. Tania Kid’s Center | Klinik Tumbuh Kembang Anak | Web Designed by ![]()