Perkembangan Bayi 2 Bulan – Ketika bayi berusia 2 bulan, mereka akan mengalami perkembangan yang begitu pesat. Saat menginjak usia 8 minggu, bayi mengalami perkembangan fungsi indra. Tak hanya sampai di situ, mereka juga akan memiliki kemampuan komunikasi yang lebih baik daripada bulan sebelumnya.
Untuk lebih jelasnya, di bawah ini telah kami rangkum perkembangan dan bentuk stimulasi untuk mendukung tumbuh kembang bayi. Simak baik-baik, ya!
Table of Contents:
Perkembangan Bayi 2 Usia Bulan
Stimulasi Bagi Bayi Usia 2 Bulan

Tak jauh berbeda ketika usia bayi 1 bulan, di bulan ke 2 pertumbuhan dan perkembangannya, bayi akan banyak menghabiskan waktu untuk tidur. Mereka tidur bisa sampai 20 jam per hari, saat siang dan malam. Biasanya terbangun saat haus atau buang air.
Begitu juga dengan asupan nutrisinya. Hingga usia bayi 6 bulan, ASI eksklusif masih harus terus diberikan. Maka, asupan nutrisi satu-satunya bagi bayi berusia 2 bulan adalah air susu ibu. Orang tua dapat memberikan ASI pada bayi yang menginjak usia 8 minggu setiap 2 hingga 4 jam sekali.
Saat bayi baru saja dilahirkan hingga usianya genap 1 bulan, orang tua mungkin menyadari adanya gerakan refleks seperti terkejut saat tidur. Nah, setelah menginjak usia 5 minggu sampai 2 bulan, bayi telah mengalami perkembangan di mana refleks tersebut mulai berangsur hilang.
Perkembangan kemampuan motorik bayi di usia 2 bulan ditandai dengan bayi mampu menggenggam dan membuka tangannya sendiri. Bayi juga sudah mulai penasaran untuk mengerakkan jemarinya. Selain itu, ketika melakukan tummy time, bayi sudah dapat menegakkan kepalanya selama beberapa saat.
Kemampuan lain yang berkembang saat bayi berusia 2 bulan adalah kinerja indra. Menginjak usia 7 minggu, bayi mulai memahami suara-suara dan warna-warna tertentu. Sehingga, ketika diberikan mainan berwarna cerah yang mengeluarkan bunyi mereka akan tertarik.
Untuk membantu agar perkembangan bayi dapat optimal, perlu adanya sebuah stimulasi. Beberapa stimulasi yang berguna dan bisa Anda coba adalah:
Sering-seringlah berkomunikasi dengan bayi dengan cara mengajak mereka berbicara. Mengajak bayi berkomunikasi merupakan stimulasi yang akan mengajarkan bayi kata-kata baru yang sebelumnya tidak pernah merkea dengar. Hal tersebut sangat berguna bagi kemampuan komuniksi dan sosialisasi mereka di kemudian hari.
Selain itu, sering mengajak bayi bicara juga membantu membangun hubungan kedekatan antara bayi dan orang tua.
Ketika bayi berusia 2 bulan, indra-indra mereka akan mulai bekerja sebagai mana mustinya. Saat ini merupakan waktu yang tepat untuk mengoptimalkan fungsi indra bayi. Orang tua dapat membacakan dongeng, bernyanyi, atau menunjukkan foto atau mainan baru guna mengasah indra mereka.
Cobalah untuk memberikan mainan dengan warna-warna cerah, atau mainan yang dapat mengeluarkan bunyi menarik seperti lagu.
Untuk mengoptimalkan otot-otot bayi, orang tua harus melakukan daily tummy time. Jika pada bulan sebelumnya bayi baru mampu menggerakkan kepala mereka, pada usia 2 bulan tak jarang bayi sudah bisa mengangkat kepala mereka. Untuk itu perlu dilakukan tummy time harian, agar bayi berlatih tengkurap.
Stimulasi selanjutnya adalah dengan melakukan pijatan lembut pada tubuh bayi. Melakukan pijatan pada tubuh bayi bertujuan agar bayi lebih rileks, terutama saat tertidur. Hal ini akan membantu bayi supaya tidur lebih nyenyak sehingga tumbuh kembang mereka lebih maksimal.
Itulah perkembangan dan stimulasi bayi usia 2 bulan. Apabila Anda merasa ada keterlambatan perkembangan pada bayi Anda, misalnya, mereka sama sekali tidak bereaksi pada suara atau cahaya. Hal yang harus dilakukan adalah melakukan konsultasi pada profesional.
Artikel lainnya dari Tania Kids Center!
Baca juga:
Silahkan konsultasikan pertanyaan anda pada kami
Whatsapp / phone : 0811-181-1183
Email : taniakidsc@gmail.com
Alamat : Jl. Tanjung Duren Barat 1 No. 18
Jakarta Barat 11470
Copyright © 2022. Tania Kid’s Center | Klinik Tumbuh Kembang Anak | Web Designed by ![]()