Perkembangan otak anak sesuai usia – Otak merupakan pusat dari segala sistem yang menggerakkan tubuh manusia. Otak juga memiliki peran dalam mengatur emosi dan memori. Perkembangan otak pada anak dimulai sejak ia masih janin hingga memasuki tahapan-tahapan usia selanjutnya. Di beberapa tahun pertama justru otak akan mengalami perkembangan yang lebih pesat. Simak informasi berikut untuk mengetahui fase-fase perkembangan otak anak sesuai usianya, dan juga apa yang perlu dilakukan agar perkembangan otaknya optimal.
Content:
Perkembangan Otak Anak Sesuai Usia

Saat masih janin, sel-sel pada bagian otak anak baru saja mulai tumbuh. Janin akan mencapai proses pembentukan sel-sel otak yang optimal pada usia kehamilan 5 hingga 6 bulan. Semakin banyak jumlah sel otak yang terbentuk pada masa ini akan meningkatkan kualitas otak anak pada periode-periode berikutnya. Berat otak bayi dari lahir hingga 9 bulan berada di kisaran 400 gram.
Sebagai upaya untuk mendukung perkembangan otak anak yang baik pada fase ini, ada beberapa hal yang dapat dilakukan orangtua. Khususnya bagi ibu, dengan tidak merokok atau menjauhi asap rokok, tidak mengkonsumsi alkohol dan obat-obatan berlebih. Selain itu, ibu wajib mengkonsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang dengan kandungan nutrisi yang penting seperti AA, DHA, asam folat, dan sebagainya.
Baca juga: Manfaat Pendidikan Karakter di Usia Dini

Setelah bayi lahir, miliaran sel otak terbentuk dan ukuran otak bayi akan mencapai 25% dari ukuran otak orang dewasa. Pada usia 6 tahun, otak anak sudah berada pada 95% berat otak manusia dewasa. Sel otak membentuk jaringan yang membuat mereka terhubung satu sama lain, yang disebut dengan sinaps. Semakin banyak sinaps yang terbentuk semakin cepat anak dapat memproses informasi. Hal ini biasa kita kenal dengan ‘kecerdasan’. Sinaps dapat terbentuk pada otak anak jika ia mendapatkan stimulasi. Maka, semakin dini anak diberikan stimulasi, sinaps akan terbentuk semakin kuat.
Pada 2-3 tahun pertama dalam kehidupan, otak anak akan mengalami perkembangan sebesar 80%. Masa- masa ini cukup kritis bagi perkembangan otak dan kecerdasan anak. Maka, pada masa ini orangtua harus memperhatikan dan membantu. Pada usia 3 tahun hingga dewasa, penambahan berat otak anak tidak akan sebesar masa-masa dini. Maka dari itu, masa-masa ini sering disebut sebagai Golden Age.
Sinaps akan semakin kuat saat diberikan stimulasi yang kontinyu. Ada berbagai upaya yang dapat dilakukan seperti memutarkan musik, mengajak anak berkomunikasi, dan sebagainya. Aktivitas tersebut jika dilakukan dengan konsisten oleh orangtua akan membentuk kualitas otak yang baik. Selain itu, keseimbangan dan kelengkapan nutrisi juga memiliki peran terhadap baik tidaknya perkembangan otak anak. Peran orangtua terhadap perkembangan otak anak akan sangat signifikan pada periode ini.

Pada usia 7-12 tahun anak biasanya berada dalam masa sekolah. Saat mengalami masa ini, anak akan terus belajar dan mengalami perkembangan otak. Pada periode ini, terus terjadi proses tersambungnya sel-sel otak dan sinaps yang menghubungkan sel-sel otak juga menjadi semakin kuat dan matang.
Di usia 7-12 tahun ini, sinyal dalam sel-sel otak akan bergerak semakin cepat dan semakin baik untuk mengontrol sistem tubuh. Pada periode ini terjadi juga perkembangan di area otak lainnya. Myelin, yang bertugas untuk mengontrol pengambilan keputusan, empati, dan mengontrol impuls juga berkembang dan menjadi lebih kompleks.
Pada periode ini, orangtua dapat membantu dengan membimbing anak dalam proses mengambil keputusan. Selain itu, orangtua juga perlu mengembangkan kemampuan otak anak dalam mengelola emosinya.
Perkembangan otak anak tidak berhenti di sini, namun masih dapat terjadi sampai usianya 1 tahun. Namun, dengan memahami tahap perkembangan otak anak sesuai dengan usianya, Anda lebih mengetahui tindakan dan upaya apa yang bisa dilakukan. Pemahaman tersebut sangat penting untuk memaksimalkan potensi anak dapat dilakukan dari usia dini.
Demikian adalah informasi mengenai tahap-tahap perkembangan otak anak mulai dari dalam janin hingga usia 7 tahun. Jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut mengenai permasalahan tumbuh kembang anak lainnya dan cara mengatasinya, Anda dapat klik di sini.
Silahkan konsultasikan pertanyaan anda pada kami
Whatsapp / phone : 0811-181-1183
Email : taniakidsc@gmail.com
Alamat : Jl. Tanjung Duren Barat 1 No. 18
Jakarta Barat 11470
Copyright © 2022. Tania Kid’s Center | Klinik Tumbuh Kembang Anak | Web Designed by ![]()